Bupati Garut Ceraikan Gadis 18 Tahun Setelah 4 Hari Menikah

by

Pernikahan siri Bupati Garut Aceng HM Fikri dengan Fani Oktarina

Garut (CiriCara.com) – Bupati Garut, Jawa Barat, Aceng HM Fikri mendadak jadi perhatian warga karena kasus pelecehan terhadap perempuan. Aceng diketahui telah menikahi anak di bawah umur, Fani Oktarina, 18 tahun. Parahnya, Aceng langsung bercerai setelah 4 hari menikah.

Sejumlah foto yang beredar melalui BlackBerry Messenger (BBM) memperlihatkan foto pernikahan siri Aceng dengan Fani, yang baru lulus sekolah menengah atas. Menurut kabar, sebelum menikah, Fani sempat diiming-imingi akan diberangkatkan umroh oleh Aceng.

Tapi setelah menikah, jangankan umroh, Aceng justru menceraikan Fani melalui pesan singkat (SMS) pada hari ke-4 setelah pernikahannya. Alasan dari pernyataan cerai Aceng adalah Fani sudah tidak perawan lagi.

“Alasan jatuh talaknya, kata Bupati, karena korban sudah tidak perawan lagi,” ujar Ketua Bidang Advokasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Garut, Nitta K Wijaya, seperti dikutip dari Tempo.co, Jumat (23/11/2012).

Pernikahan siri Aceng dengan Fani digelar pada tanggal 14 Juli 2012 dan berakhir (cerai) pada 17 Juli 2012 lalu. Pihak keluarga Fani yang tidak terima dengan perlakuan Aceng sempat melayangkan protes. Namun, mereka justru mendapat intimidasi melalui pesan singkat.

Menurut Nitta, akibat kejadian ini Fani mengalami depresi yang cukup berat. Hingga saat ini, dia enggan ditemui dan lebih memilih mengurung diri di kamarnya. “Korban mengalami kekerasan verbal,” ujarnya.

Perbuatan Aceng ini dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain itu Aceng juga dianggap telah melanggar UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang.

Hingga saat ini, Bupati Garut Aceng HM Fikri masih enggan untuk berkomentar. Menurut ajudannya, Aceng masih belum bisa dihubungi. “Bapak (Bupati Aceng) masih belum bisa dihubungi dari tadi masih di kamar,” ujar Erli, Ajudan Bupati.

(YG)


comments powered by Disqus