CiriCara: Cara Menjadi Negosiator yang Pandai

by
November 23rd, 2012 at 3:26 pm

CiriCara.com – Komunikasi bisnis pada level komunikasi kelompok dan interpersonal dapat berlangsung dalam bentuk lobi dan negosiasi. Lobi merupakan kegiatan yang berupaya agar segala sesuatu berjalan tidak melalui kekuasaan melainkan persuasi. Sedangkan negosiasi merupakan pembicaraan antara dua pihak atau lebih untuk membahas usulan-usulan spesifik guna mencapai kesepakatan bersama.

Untuk mencapai kesepakatan bersama, ada 2 hal yang perlu diketahui yaitu bahasa tubuh dan bahasa lisan. Seorang negosiator yang pandai merupakan orang yang harus memenangkan negosiasi dan meninggalkan lawan dengan perasaan senang karena dia juga merasa senang.

Agar negosiasi berhasil, Anda harus memiliki kejujuran, bertanggung jawab, bersikap adil dan saling menghargai. Tidak hanya itu, ada beberapa hal lain yang harus Anda lakukan agar menjadi seorang negosiator yang pandai. Apa saja? Dilansir Female.Kompas.com, inilah 5 cara yang bisa Anda lakukan:

1. Memiliki strategi

Dalam bernegosiasi Anda harus memiliki banyak strategi dan taktik. Dengan ada strategi akan membantu Anda melakukan pendekatan terbaik agar bisa mencapai tujuan. Sedangkan taktik merupakan langkah-langkah teknis untuk mendukung strategi. Tanpa memiliki kedua hal tersebut, negosiasi akan berjalan lambat dan tanpa arah yang jelas.

2. Tidak gampang emosi

Salah satu kunci keberhasilan orang jago nego adalah mampu mengendalikan emosi. Seorang negosiator harus bisa mengendalikan emosinya, tidak mudah marah saat negosiasi berlangsung alot atau mendadak bete jika lawan bicaranya tidak kooperatif. Saat bernegosiasi kecerdasan emosional Anda akan diuji, bagaimana mempengaruhi orang lain dalam kondisi apa pun. Perlu diketahui juga bahwa negosiasi tidak lep[as dari komunikasi. Dengan menguasai keterampilan komunikasi saja, setidaknya Anda bisa memenangkan setidaknya 50 persen dari negosiasi.

3. Menyimak lawan bicara

Sangat penting menyimak lawan bicara jika Anda akan melakukan negosiasi. Jika berbicara mengenai analisis, maka berarti mereka sedang menyampaikan apa yang dipikirkannya. Sedangkan jika mereka berbicara dengan nada bertanya atau menyelidik, maka Anda harus bisa memberikan penjelasan dan meyakininya. Saat negosiasi berlangsung, biasanya mereka juga akan menyampaikan apa yang menjadi harapannya. Untuk itu, sangatlah penting Anda menyimak lawan bicara untuk mendapatkan hasil yang memuaskan kedua belah pihak nantinya.

4. Jauhi berdebat

Menyelesaikan proses negosiasi dengan berdebat menandakan bahwa bukanlah seorang negosiator yang pandai.  Seorang negosiator yang pandai akan menunjukkan sikap seolah-olah tak peduli terhadap siapa yang memperoleh kemenangan atas kesepakatan yang berhasil dibuat. Ia pandai membuat pihak lain merasa seolah-olah persetujuan akhir itu merupakan idenya.

5. Jangan malu bertanya

Dengan bertanya tentunya akan membuat lawan bicara melihat kemampuan Anda mengelola proses negosiasi. Adanya pertanyaan akan membuat suasana proses negosiasi menjadi lebih hidup dan akan menghasilkan ide-ide baru. Perlu diketahui juga bahwa negosiasi bukanlah proses tawar-menawar, melainkan sebuah proses menyatukan alur pemikiran di mana kedua pihak punya kedudukan sama penting.

Itulah 5 cara agar menjadi seorang negosiator yang pandai. Selain itu, Anda juga harus cerdas dan memiliki wawasan yang luas agar mendapatkan solusi atas masalah dan keputusan terbaik. (NR)

Comment di sini