SPBU Jawa-Bali Tak Jual BBM Bersubsidi Pada 2 Desember

by
November 26th, 2012 at 10:22 am

Jakarta (CiriCara.com)2 Desember 2012 nanti, Pertamina akan menggalakkan Gerakan Nasional Hari Tanpa Bensin Bersubsidi di wilayah Jawa-Bali dan lima kota besar di luar Pulau Jawa. Alasannya?

Menurut Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT. Pertamina, Ali Mundakir, Minggu 25 November 2012 kepada Kompas.com langkah ini dilakukan untuk menjaga kuota Bahan Bakar Minyak bersubsidi.

“Kami siap mendukung Gerakan Nasional Hari Tanpa Bensin Bersubsidi yang diprakarsai oleh Badan Pengatur Hilir Migas. Hal ini sebagai satu langkah inisiatif lain untuk mengamankan kuota BBM bersubsidi hingga akhir tahun,” kata Ali Mundakir.

VIVAnews

Lima kota besar di luar Jawa-Bali yang akan mendukung Gerakan Nasional Hari Tanpa Bensin Bersubsidi adalah Medan, Batam, Palembang, Balikpapan, dan Makassar. Serentak SPBU di kota-kota ini bersama seluruh SPBU Jawa-Bali tidak akan menjual BBM bersubsidi pada 2 Desember 2012 mulai dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00.

Selama gerakan berlangsung, SPBU akan tetap beroperasi namun hanya untuk melayani pembelian bensin non subsidi. Ali Mundakir percaya bahwa masyarakat sangat berantusias untuk berpartisipasi dalam gerakan ini sama seperti gerakan program earth hour yang sering dilakukan tiap tahunnya.

Pihak Pertamina bahkan memperkirakan gerakan ini akan menghemat sekitar 120 kiloliter bensin bersubsidi atau setara dengan Rp. 600 miliar.

Di luar aksi penghematan BBM ini, seperti dilansir dari Merdeka.com, PT Pertamina (Persero) mengklaim telah melakukan penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan kuota namun menurut Ali kuota telah melebihi rencana semula.

Dalam APBN 2012 kuota BBM bersubsidi ditetapkan sebesar 40 juta KL dan pada bulan September 2012 ditambah 4,04 juta KL sehingga total menjadi 44,04 juta KL. Pertamina bertanggungjawab atas 43,9 juta KL dengan rincian 27,8 juta KL Premium, 14,9 juta KL Solar, dan 1,2 juta KL Kerosene.

Namun baru sampai 20 November 2012, realisasi penyaluran BBM bersubsidi masing-masing telah mencapai 24,9 juta KL Premium, 13,7 juta KL Solar, dan 1,1 juta KL Kerosene. (RN)

Comment di sini