GP Ansor Desak Demokrat Tindak Tegas Sutan

by
November 27th, 2012 at 3:04 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Puluhan pemuda yang tegabung dalam Banser GP Ansor berunjuk rasa di depan Kantor DPP Partai Demokrat, Jl Kramat, Jakarta Pusat.

Aksi mereka ini dilatarbelakangi oleh pernyataan Sutan Bhatoegana yang mengatakan bahwa Abdurahman Wahid lengser karena kasus korupsi.

Dilansir dari Inilah.com, puluhan Banser Ansor membawa bendera GP Ansor beserta gambar Sutan Bhatoegana. Puluhan pemuda ini juga bershalawat di depan Gedung DPP Partai Demokrat.

“Kami GP Ansor meminta DPP Partai Demokrat memberikan sanksi yang tegas kepada Sutan Bhatoegana yang menyatakan bahwa Gus Dur tersangkut korupsi. Meski DPP sudah meminta maaf tapi itu hanya bagian kecil,” ujar Koordinator Aksi Banser, Mujib seperti dikutip oleh Inilah.com.

GP Ansor sangat tidak setuju terkait pernyataan Sutan Bhatoegana tentang Gus Dur. Menurut kelompok itu, Gus Dur adalah tokoh nasional yang tidak pernah terlibat dalam kasus korupsi. Bahkan Kejagung menyatakan bahwa Gus Dur memang bersih dari korupsi.

Karenanya, GP Ansor meminta pada DPP Partai Demokrat agar memberikan sanksi tegas kepada Sutan Bhatoegana yang dinilai tidak memiliki etika itu. Jika tuntutan itu tidak ditanggapi maka GP Ansor mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar di rumah Sutan.

Tingkah Sutan ini dipergoki oleh juru bicara Gus Dur, Adhi Masardi dalam dialog tentang ”Pembubaran BP Migas untuk Kemakmuran Rakyat” pada Rabu, 21 November 2012 lalu. Menurut Adhie, Sutan dengan sengaja telah menyebut pemerintahan Gus Dur lengser akibat skandal korupsi Bulog dan Brunei-gate.

Karena aksinya, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum meminta maaf atas perilaku anggotanya ini.

“Saya Ketua Umum DPP Partai Demokrat mohon maaf. Meski Sutan Bhatoegana bicara sebagai personal, tetap Sutan tidak bisa dipisahkan dari Partai Demokrat,” ucap Anas, Selasa, 27 November 2012 dalam siaran pers yang dikutip oleh Kompas.com. (RN)

Comment di sini