Duh, Premium Mulai Hilang dari SPBU

by
November 28th, 2012 at 9:56 am

Jakarta (CiriCara.com)Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar Jabodetabek dikabarkan mulai langka dan bahkan menghilang.

Sejumlah SPBU yang beroperasi di Depok mengaku sudah mulai kehilangan bahan bakar premium. Bahkan di daerah Grogol, beberapa SPBU telah memasang papan pemberitahuan bahwa Premium telah habis.

Karena stok habis, beberapa kendaraan terpaksa mengurungkan niatnya membeli bensin karena enggan membeli BBM nonsubsidi Pertamax dengan harga dua kali lipat lebih mahal dari Premium.

Kompas

Menurut pengakuan seorang manajer SPBU Depok, stok premium memang sudah berkurang sejak awal November karena adanya pembatasan kuota. Namun pihak Pertamina belum memberi keterangan pasti soal kelangkaan BBM ini.

Langkanya BBM di area Jakarta dan sekitarnya ini dikarenakan berkurangnya persediaan minyak Depo Pertamina di Plumpang. Dikutip dari Tempo.co, seorang manajer SPBU di Grogol mengatakan bahwa pengurangan kuota ini sudah dilakukan sejak Oktober 2012 lalu.

Ia mengaku saat itu mendapat kiriman dari Pertamina sebanyak dua kali sehari. Namun belakangan ini pengiriman tersendat. Kadang-kadang ia hanya menerima kiriman sekali selama tiga hari dengan kuota yang telah dikurangi.

Sebuah SPBU di daerah Depok yang dikelola oleh Anas mampu menghabiskan Premium sampai 18 ton per hari. Sejak terjadi pengurangan kuota, jatah berkurang menjadi 32 ton untuk dua hari yang bisa habis dalam waktu setengah hari penjualan.

Kini, yang masih tersisa di SPBU Anas adalah persediaan Pertamax sebanyak 9 ribu liter dan solar 13 ribu liter tanpa premium sama sekali.

Karena kelangkaan Premium Anas mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Biasanya ia akan mendapat omzet mencapai Rp. 30 juta per hari dengan karyawan sebanyak 23 orang. Saat premium langka semacam ini para karyawan terpaksa hanya bekerja setengah hari di lorong Pertamax dan Solar.

Sebelum kelangkaan ini terjadi, Pemerintah pernah menyerukan program “Gerakan Nasional Hari Tanpa Bensin Bersubsidi” pada tanggal 2 Desember 2012 mendatang. Apakah kelangkaan BBM yang terjadi baru-baru saja ini berhubungan dengan gerakan yang akan dilakukan hari Minggu itu? Biar Pemerintah sendiri yang menjawab. (RN)

Comment di sini