Reaksi Kemarahan Warga NU ke Sutan Bhatoegana

by
November 28th, 2012 at 9:03 am

Jakarta (CiriCara.com) – Pernyataan Sutan Bhatoegana tentang Gus Dur telah mengundang kemarahan dari warga Nahdhatul Ulama (NU). Hingga saat ini, warga NU masih marah pada Sutan karena permintaan maaf secara terbuka belum dilayangkan.

Dilansir dari Inilah.com, Sutan yang juga menduduki jabatan sebagai Ketua Komisi VII DPR RI ditantang untuk minta maaf secara terbuka kepada warga NU dan seluruh rakyat Indonesia.

Rima News

Sedangkan Wakil Bendahara Umum DPP PKB, Bambang Susanto mengatakan bahwa perkataan Sutan Bhatoegana itu telah menyakiti warga PKB di samping warga NU dan seluruh rakyat Indonesia pada umumnya. Bambang mendesak Sutan Bhatoegana datang ke PBNU untuk memberi klarifikasi resmi atas ucapannya.

Ia menganggap permintaan maaf lewat Anas Urbaningrum selaku Ketua Umum DPP Partai Demokrat serta langsung ke keluarga dirasa tidak cukup karena Gus Dur telah dianggap sebagai pedoman NU dan bapak bangsa Indonesia.

Pernyataan Sutan lalu mendapat reaksi keras dari seluruh unsur PKB melalui Aliansi Pemuda PKB. Untuk memprotes tindakan Sutan ini, massa lalu melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPP Partai Demokrat, Selasa 27 November 2012.

Lewat aksinya Aliansi Pemuda PKB melakukan aksi simbolis dengan memotong kambing bertuliskan “Sutan Bhatoegana” sebagai bentuk kemarahan warga NU dan PKB atas tindakan Sutan yang dianggap kurang ajar. Kepala kambing yang telah dipotong lalu diserahkan ke kantor DPP Partai Demokrat sebagai simbol kemarahan pecinta Gus Dur terhadap politisi Partai Demokrat itu.

Selain itu aliansi juga menuntuk agar Sutan Bhatoegana mundur dari keanggotaan DPR RI karena telah menyalahi etika yang berlaku.

“Kepala kambing akan kami serahkan ke kantor DPP Partai Demokrat sebagai simbol kemarahan pecinta Gus Dur terhadap Bhatoegana. Kami akan mengerahkan semua jaringan yang ada di seluruh Indonesia jika Sutan Bhatoegana tidak mengindahkan tuntutan kami,” ujar koordinator aksi Saiful Bahri.

Sebelumnya Sutan Bhatoegana yang baru saja gagal menjadi calon Gubernur Sumatera Utara ini mengeluarkan pernyataan ceroboh dengan menyebut pemerintahan Gus Dur telah “dilengserkan” akibat skandal korupsi Buloggate dan Bruneigate. (RN)

Comment di sini