Pilih Mobil Bekas atau Mobil Murah?

by
November 29th, 2012 at 4:46 pm

Ciri cara- Munculnya mobil-mobil murah belakangan ini seperti  Tata Nano, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla tampaknya menjadi pembicaraan bagi masyarakat Indonesia terutama untuk konsumen berkantong minim atau konsumen yang baru pertama kali membeli mobil.

Pertanyaannya apakah masyarakat lebih memilih mobil baru murah yang belum tahu performa dan purna jualnya atau mobil bekas yang sudah teruji performa dan purna jualnya.

Tentu saja hal ini bukan pilihan yang mudah karena dengan harga yang berada di kisaran 100 juta rupiah konsumen sudah dapat memiliki mobil yang baru.

“Kalau kita lihat mobil murah (Agya-Ayla) kapasitas mesinnya kecil dan daya angkutnya juga tidak banyak. Sedangkan kebutuhan mobil tujuh penumpang masih sangat banyak. Jadi solusinya bagi mereka yang memiliki budget minim, ya membeli Avanza dan Xenia seken,” kata Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih.

Seorang pedagang mobil bekas berkata “Mobil baru yang murah itu belum teruji dan layanan purna jualnya belum diketahui sekalipun produk Toyota. Purna jualnya mungkin baru diketahui dua-tiga tahun lagi setelah ada ‘second-nya’,” seorang pedagang mobil bekas, M Priyono

Tampaknya masyarakat Indonesia masih lekat dengan yang namanya mobil keluarga yang dapat menampung banyak sekaligus, sedangkan mobil baru murah yang ditawarkan kebanyakan bermodel city car alias mempunyai daya angkut yang sedikit.

Semua ada kelebihan dan kekurangannya, baik itu mobil murah atau mobil bekas. Balik lagi ke konsumennya dalam memilih, pintar-pintarlah memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan anda. (ER)

Comment di sini