3 Alasan Bupati Garut Ceraikan Fani Setelah 4 Hari Menikah

Garut (CiriCara.com)Fani Oktora, gadis berumur 18 tahun yang dinikahi lalu diceraikan oleh Bupati Garut dalam kurun waktu 4 hari memberi alasan yang disampaikan Aceng Fikri tentang perihal kenapa dirinya diceraikan.

Dilansir dari GosipGarut-Online.com, perempuan yang baru lulus SMA ini mengungkap tiga alasan tidak masuk akal yang digunakan Sang Bupati untuk menceraikannya. Pertama, Aceng menuduh Fani sudah tidak perawan, padahal gadis yang baru tamat SMA ini mengaku tidak pernah disentuh lelaki lain.

Kedua, Bupati Aceng menuduh Fani memiliki penyakit epilepsi dan polio. Padahal Fani tidak memiliki kedua penyakit yang tanpa alasan telah dituduhkan kepadanya.

Alasan ketiga adalah Fani dituduh telah memiliki tanda putih di tubuhnya yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

“Yang ketiga, saya dituduh mempunyai tanda putih di tubuh saya yang tidak kelihatan secara kasat mata. Alasan itu sebenarnya mengada-ada,” kata Fani kepada GosipGarut-Online.com.

JPNN

Fani juga bercerita, Bupati Aceng Fikri sangat marah saat mengetahui foto-foto pernikahannya beredar luas di jejaring sosial dan media online. Setelah pemberitaan mengenai dirinya beredar luas, Aceng sering mengirim SMS pada Fani dengan kata-kata kasar.

Gadis berkerudung ini menyayangkan berbagai pemberitaan mengenai dirinya yang telah dilebih-lebihkan. Menurut pernyataan Aceng, Fani telah menerima uang sebesar Rp. 43 juta untuk biaya umroh. Namun Fani secara tegas membantahya.

Fani mengaku hanya menerima uang sebesar Rp. 20 juta yang telah habis dipakai untuk biaya kontrak rumah dan pendaftara kuliahnya di Akademi Kebidanan.

Awalnya perempuan muda itu bersedia menjadi istri siri Bupati Garut karena Aceng mengaku sudah menduda setelah dua tahun berpisah ranjang dari istri pertamanya.

Hingga saat ini, Fani dan keluarganya masih terpukul terkait pemberitaan miring mengenainya. Ia berniat akan melaporkan Aceng ke Komnas Perlindungan Perempuan untuk menyampaikan kebenaran tentang fakta pernikahannya dengan Aceng. (RN)


comments powered by Disqus