Suporter Malaysia Keroyok Mahasiswa Indonesia

by
December 3rd, 2012 at 11:49 am

Kuala Lumpur (CiriCara.com) – Pada pertandingan Piala AFF 2012 Indonesia lawan Malaysia, 1 Desember 2012 lalu kembali terjadi aksi pengeroyokan. Suporter Malaysia memukuli sejumlah pendukung Indonesia termasuk juga mahasiswa yang akan menonton di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.

Hamzah Ali, mahasiswa asal Medan, Sumatera Utara jadi bulan-bulanan suporter fanatik Malaysia, Ultras Malaya. Hamzah yang datang bersama dengan tiga orang temannya tiba-tiba diserang saat hendak masuk ke Stadion Bukit Jalil.

“Saya bersama tiga orang mahasiswa Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) berjalan menuju pintu ungu yang khusus untuk penonton Indonesia,” tutur Hamzah, seperti dikutip dari Tempo.co, Senin (3/12/2012).

Hamzah yang masuk paling akhir sempat melihat keributan di luar stadion. Saat itu, Ultras tengah menyerang rombongan Viking yang membawa bendera Indonesia ukuran besar dan berniat untuk masuk ke stadion. Saat terjadi pengeroyokan, polisi Malaysia tidak bertindak apa-apa.

“Rombongan Viking yang dikawal oleh polisi diserang puluhan lelaki berbadan tegap. Polisi yang mengawalnya tidak bereaksi,” ujar Hamzah. Saat itu, Hamzah tidak mengira dirinya juga akan diserang oleh suporter Malaysia.

Hamzah yang sedang melihat keributan itu dari jauh, tiba-tiba saja ditendang dari belakang. Hamzah pun langsung terjatuh di dekat pintu masuk stadion. “Saya tidak tahu kalau di antara mereka ada yang berlari ke belakang saya,” tuturnya.

Suporter Indonesia tiba-tiba diserang sekelompok orang saat hendak menonton pertandingan di Stadion Bukit Jalil, Malaysia. Foto: ANTARA/Prasetyo Utomo

Menurut Hamzah, awalnya ada dua orang yang menyerangnya dari belakang. Namun setelah dia terjatuh, puluhan suporter Malaysia yang lain langsung ikut menyerang dan menginjak-injak dirinya.

Akibat penyerangan ini, Hamzah mengalami sejumlah luka di bagian tangan, kaki, belakang telinga, dan juga pinggangnya. Karena masih sakit, Hamzah pun memilih untuk tidak masuk kuliah di hari Senin ini.

Hamzah sendiri mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak polisi Malaysia. Namun sayang, pihak polisi Malaysia menilai kasus Hamzah tersebut sulit untuk diusut. Mereka beralasan kemungkinan Hamzah dikeroyok oleh orang Indonesia sendiri.

Padahal, Hamzah sangat yakin bahwa kelompok brutal itu merupakan Ultras Malaya. Pasalnya Hamzah sebelumnya pernah melihat pelaku menjadi pemimpin komando Ultras Malaya untuk menyanyikan yel-yel mereka.

(YG)

Comment di sini