Pansus DPRD Garut Panggil Aceng Fikri Hari Ini

by
December 5th, 2012 at 10:23 am

Garut (CiriCara.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menginvestigasi kasus nikah kilat Bupati Aceng HM Fikri. Pansus tersebut rencananya akan memanggil Bupati Aceng hari ini, Rabu, 5 Desember 2012.

Panitian akan menginvestigasi Bupati Aceng lebih rinci agar mau menjelaskan permasalahan yang melilitnya saat ini. Dilansir dari Detik.com, Pansus yang akan dibentuk DPRD Garut ini akan langsung bekerja.

Detik

“Setelah diumumkan dalam paripurna, pansus akan langsung bekerja. Rencananya hari ini Bupati Aceng akan dipanggil untuk menjelaskan permasalahannya,” kata Wakil Ketua DPRD Garut, Lucky Lukmansyah Trenggana.

DPRD mengambil tindakan setelah sering mendapat informasi dan pemberitaan media massa terkait kasus Aceng. Selanjutnya, Pansus akan tetap melakukan pengumpulan informasi dan konfirmasi kepada pihak terkait dan meminta pandangan fraksi-fraksi di DPRD.

Salah satu agenda yang akan dilaksanakan adalah pemanggilan Bupati agar bisa dimintai keterangannya. Pansus juga akan meminta keterangan kepada Fani, si korban dan stake holder yang ada. Untuk menangani kasus ini Pansus DPRD juga akan berkonsultasi dengan pihak Pemprov Jabar dan pemerintah pusat.

Informasi yang didapat dari media massa  ini nantinya akan dijadikan alat ukur dan pembanding informasi yang di kumpulkan oleh Pansus dari Aceng. Langkah ini diambil karena ada kemungkinan sudut pandang yang berbeda antara pemberitaan media massa dan kebutuhan Pansus dalam menyikapi kasus ini.

DPRD Garut sepakat membentuk Pansus terkait kasus pernikahan kilat dengan Fani Oktora, wanita muda yang berusia 18 tahun. Tindakan Aceng ini dianggap telah melecehkan martabat wanita dan melukai masyarakat Garut.

Langkah ini diambil DPRD Garut berkaitan dengan aksi masyarakat Garut yang menggelar demonstrasi besar-besaran di Kantor Bupati Garut yang  meminta agar Aceng mundur dari jabatannya.

Aceng Fikri sendiri mengakui bahwa desakan agar ia mundur juga datang dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Namun menanggapi tuntutan pengunduran diri, Aceng Fikri masih meminta kejelasan lebih lanjut.

“Harus jelas dululah dasar dari desakan itu, karena apa? Jangan dikarenakan nuansa politis, kan terlalu kental begitu. Tapi kalau desakannya betul-betul rasional, yuridis, dibenarkan, itu tidak ada masalah,” kata Aceng, Senin, 3 Desember 2012 malam kepada Detik.com. (RN)

Comment di sini