8 Pernyataan Kontroversial Bupati Garut

by
December 6th, 2012 at 9:34 am

CiriCara.com – Kasus pernikahan 4 hari Bupati Garut Aceng HM Fikri dengan Fany Oktora memang menghebohkan. Ditambah lagi dengan pernyataan-pernyataan Bupati Aceng yang kerapkali memicu pro dan kontra masyarakat terkait kasus tersebut.

Tribunnews.com

Bupati Aceng menjadi sorotan media lantaran dia menceraikan Fany Oktora hanya dengan melalui pesan singkat SMS, setelah 4 hari menikah. Alasannya karena gadis 18 tahun itu sudah tidak perawan lagi. Aceng juga sempat mengirimkan SMS kasar kepada Fany.

Saat dimintai keterangan oleh sejumlah media, Aceng sempat memberikan pernyataan yang kontroversial terkait kasusnya. Berikut 8 pernyataan kontroversial Bupati Aceng seperti dikutip dari Wikipedia:

1. “Uji petik dong. Biar saya bisa melihat physicallynya seperti apa.”
2. “Saya sudah keluar uang hampir habis Rp 250 juta, hanya nidurin satu malam. Nidurin artis saja tidak harga segitu.” Lihat beritanya di sini.
3. “Karena nikah itu kan perdata, perikatan, akad. Jadi kalau dianalogikan, tidak ada bedanya nikah dengan jual beli, kalau tidak sesuai speknya, ya tidak apa-apa dikembalikan.”
4. “Sumpah demi Allah, demi Rasulullah. Saya kan duda, pernah punya istri.” (padahal belum cerai dengan istri pertama)
5. “Terlepas yang namanya perawan itu dipakai lalu berdarah. Tapi ini, dari ekspresi dia (Fany) seperti orang yang sudah terbiasa.”
6. “Saya heran, kenapa peristiwa (kasus nikah 4 hari) mencuat saat ini yang kebetulan menjelang Pilkada 2013.”
7. “Sahabat Rasul juga ada yang ceraikan bininya dalam sehari, gara-gara betisnya cacad, itu adalah hadits.”
8. “Perceraian ini adalah suatu takdir, perjalanan pernikahan mau lima hari, tiga hari, bahkan satu hari pun tidak masalah kalau pihak laki-laki merasa tidak cocok.”

Sementara itu, Bupati Aceng mengklaim sudah berdamai dengan pihak keluarga Fany Oktora. Melalui pertemuan khusus di Pesantren Al Fadilah, Desa Duwung Siru, Limbangan, Garut, Jawa Barat, Rabu (5/12/2012), Aceng dan Fany sepakat untuk islah dan berdamai.

Meskipun demikian, kasus nikah 4 hari Bupati Garut ini akan tetap diselidiki oleh pihak DPRD. Rencananya, Aceng akan dipanggil kembali untuk menghadiri Pansus DPRD. Sebelumnya, Aceng sempat mangkir dari panggilan DPRD.

(YG)

Comment di sini