Kantor Pusat Nokia Dijual Laku Rp 2,1 Triliun

by
December 6th, 2012 at 3:22 pm

CiriCara.com – Vendor ponsel sejuta umat, Nokia dikabarkan sudah menjual kantor pusat nya di Espoo, Finlandia dengan nilai 170 juta Euro atau setara dengan Rp. 2,1 triliun.

Perusahaan yang membeli kantor pusat Nokia adalah Exilion Capital. Walaupun dijual, Nokia akan tetap menempati kantor pusatnya yang seluas 48.000 meter persegi itu.

Nokia/ZDnet

Direktur Keuangan Nokia, Timo Ilhamoutila menegaskan bahwa Nokia puas dengan hasil penjualan kantor pusatnya. Walau begitu, harga jual yang kantor ini lebih rendah dari target awal antara 200 juta hingga 300 juta Euro.

Ihamoutila menambahkan bahwa penjualan ini merupakan proses lanjutan antara investor Finlandia dan investor asing. Kesepakatan antara Exilon dan Nokia meliputi tiga inti bangunan milik Nokia yang dibangun antara tahun 1996 dan 2001 termasuk 1.250 area parkir.

Nokia dikabarkan menjual kantor pusatnya karena dua resesi beruntun yang dialami perusahaan asal Finlandia ini. Di sisi lain, Nokia mau menjual karena dari awal perusahaan asal Finlandia ini memang tidak mau berkecimpung di dunia real estate.

“Seperti yang telah kami tegaskan sebelumnya, memiliki bisnis di bidang real estate bukanlah bagian dari inti bisnis Nokia. Dan saat kesempatan datang, kami memutuskan untuk keluar dari hal-hal yang bukan merupakan inti bisnis kami,” kata Ihamoutila seperti dikutip ZDNet.com.

“Namun kami akan tetap beroperasi di kantor pusat kami dalam jangka waktu yang lama,” sambungnya.

Nokia menyatakan bahwa proses penjualan ini dimulai pada bulan Oktober 2012 dan akan berlanjut pada Juli 2013 nanti dimana Nokia juga akan mengevaluasi aset-aset yang tidak terlalu penting lainnya.

Penjualah kantor pusat ini hanyalah sebagian kecil dari rencana penyusunan kembali sistem organisasi dan operasional dari Nokia termasuk rencana untuk memberhentikan 10.000 staf pada tahun 2013. Perusahaan asal Finlandia ini juga akan mematikan sejumlah fasilitas milik Nokia termasuk fasilitas yang ada di Salo.

Pendapatan Nokia memang tengah menurun dengan hanya mendapat 2.6 triliun Euro pada bulan Oktober 2012 dari 4.2 triliun Euro pada bulan sebelumnya.

Hal ini disebabkan karena penjualan Nokia yang mengandalkan Windows Phone 8 ternyata menurun drastis sejak pertama kali diluncurkan.

Walaupun Nokia masih mengandalkan penjualan Lumia 920 dan Windows Phone 8, tampaknya Nokia harus bersiap menghadapi fakta tersulit pada kuartal pertama tahun depan seiring dengan munculnya pesaing berat seperti iPhone 5 milik Apple dan seri Galaxy dari Samsung. (RN)

ZDNet

Comment di sini