Kegagalan Bupati Garut Versi Dicky Chandra

by
December 6th, 2012 at 4:47 pm

Garut (CiriCara.com) – Seiring dengan terungkapnya skandal pernikahan Aceng Fikri dengan Fani Oktora selama 4 hari, prestasi Bupati Garut lainnya turut terbongkar.

Dicky Chandra selaku mantan Wakil Bupati Garut mengatakan bahwa Aceng tidak terlalu berprestasi saat memimpin Garut.

“Sentuhan pembangunannya sangat minim, karena keabaian dari kepala daerahnya, termasuk saya anggaplah karena saya dulu wakil bupati. Kemudian kepentingan-kepentingan yang terlalu mencolok,” kata Dicky seperti dikutip Detik.com.

Metro News Indonesia

Menurut Dicky, sejumlah program yang telah disepakati bersamanya saat menjabat sebagai Wakil Bupati Garut tidak diteruskan oleh Aceng termasuk serangkaian program untuk memajukan pariwisata Garut.

Program tersebut antara lain Toilet Information Center yang dapat memberikan informasi dan pariwisata akan budaya Garut dan juga rencana pelabuhan di Garut. Besarnya anggaran yang disepakati adalah Rp. 4 miliar. Namun ketika Dicky Chandra mengundurkan diri, semua proyek dan program menghilang.

“Bukan sama sombong atau apa, apakah setelah saya mundur dari wakil bupati kemudian Garut pariwisatanya berkembang? Kalau berkembang apakah ada efek ke pertumbuhan ekonominya bagaimana? Tapi kenapa tidak signifikan? Maksud saya kejadian ini harus menjadi pintu untuk pembenahan sektor yang lain,” ujar Dicky lagi.

Dengan kasus Bupati Aceng ini, Dicky mendorong pemerintah pusat dan provinsi untuk memperketat pengawasan serta mendorong KPK agar mengusut persoalan ini.

Sementara kasus pernikahan kilatnya dengan Fani Oktora menjadi isu nasional, Bupati Garut, Aceng Fikri kini juga dihadapkan pada kasus pernikahan siri lainnya dengan wanita muda bernama Shinta Larasati. (RN)

Comment di sini