Ayah Shinta: Aceng Hanya Bawa Identitas Pas Foto untuk Nikah

by
December 10th, 2012 at 11:04 am

Karawang (CiriCara.com) – Kasus pernikahan sirinya selama empat hari dengan wanita muda berusia 18 tahun memang sudah selesai. Namun kini, Bupati Garut, Aceng Fikri kembali harus menghadapi kasus pernikahan siri pertamanya dengan wanita muda lain, Shinta Larasati.

Pernikahan sang Bupati dengan Shinta hanya berlangsung selama dua bulan lebih. Berbagai hal yang berhubungan dengan pernikahan Aceng Fikri dan Shinta Larasati kemudian menjadi sorotan di berbagai media.

Kali ini, Aceng Fikri diisukan telah membuat kartu penduduk palsu saat menikahi Shinta Larasati, wanita muda berusia 22 tahun, asal Kabupaten Karawang. Saat menikah, Ayah Shinta, Bambang Koosbandyono sempat diminta Aceng Fikri untuk mencari orang yang bisa mengurusi masalah syarat administrasi kependudukan itu.

Suku Maya

Kerabat dekat Bambang, Rangkuti Askar yang berusia 55 tahun sempat ditawarkan oleh Bambang untuk menjadi pengurus syarat administrasi kependudukan.

Dilansir dari Tempo.co, menurut Bambang, saat Aceng datang untuk menikahi putrinya, ia tidak membawa tanda pengenal lengkap. Saat itu, Aceng Fikri hanya membawa uang, mas kawin, dan beberapa lembar pas foto untuk keperluan buku nikah.

Saat ditawari untuk mengurusi syarat administrasi kependudukan itu, Rangkuti diiming-imingi uang sebesar Rp. 2,5 juta namun ia menolak karena tindakan ini dianggap sangat beresiko. Ketika itu, Rangkuti juga tidak tahu bahwa calon suami Shinta adalah seorang Bupati Garut.

Bambang  lalu meminta pertolongan seorang amil dari Bekasi bernama Haji Hasan untuk mengurusi segala keperluan administrasi untuk Aceng dan Shinta. Akhirnya pernikahan keduanya terdaftar di KUA Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Di dalam buku nikah, Aceng terdaftar sebagai warga Jalan Kemakmuran RT 03 RW 05, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Sementara itu Shinta terdaftar sebagai warga Jalan Kemakmuran RT 04 RW 05, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Setelah mengurusi adminisrasi pernikahan itu, keduanya menikah pada tanggal 13 Maret 2011 pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Acara ini dilaksanakan di rumah Bambang, ayah Shinta, di Perumahan Karawang Baru Blok A/12, RT 29 RW 07, Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat.

Jika kasus pemalsuan identitas ini benar terjadi, maka daftar kasus yang menimpa Aceng semakin bertambah. Sebelumnya ia sempat diduga memeras seorang bernama Asep Rahmat Kurnia Jaya senilai Rp. 250 juta dalam rangka pencalonan diri sebagai Wakil Bupati Garut yang pernah dijabat oleh Dicky Chandra. (RN)

Comment di sini