CiriCara: Ciri-ciri Jamur yang Tak Layak Dikonsumsi

CiriCara.com – Banyak jenis jamur yang tumbuh dan berkembang di berbagai belahan dunia, tapi tak semua bisa dikonsumsi karena diantaranya ada yang mengandung racun. Jamur yang mengandung racun bisa menyebabkan sakit, bahkan kematian jika dikonsumsi seseorang. Untuk itu, Anda harus bisa membedakan mana jamur yang layak dikonsumsi dan mana yang tidak.

Jamur yang bisa Anda konsumsi, antara lain jamur tiram, merang, kuping, shiitake, kancing, lingzhi, hiratake, dan enoki. Sedangkan, jenis jamur yang mengandung racun, seperti Amatoxin, Gyromitrin, Orellanine, Ibotenic acid, Muscimol, Psilocybin, dan Coprine. Jenis jamur beracun itu biasanya ditemui di alam bebas.

Berikut ciri-ciri jamur yang tidak layak untuk Anda konsumsi:

1. Memiliki warna yang sangat mencolok

Jamur yang berbahaya pada umumnya memiliki warna yang mencolok, seperti merah, hijau, biru, hitam dan lain sebagainya. Tapi, ada juga jamur yang shiitake yang disebut sebagai jamur hitam China yang aman untuk Anda konsumsi. Jamur shiitake memiliki kandungan lentinan yang sangat tinggi pada bagian batang dekat tudung dan bagian tudungnya. Jenis makanan yang satu ini sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya kanker usus.

2. Mengandung senyawa sulfida

Jamur beracun dan tidak layak untuk dikonsumsi mengandung senyawa sulfida sehingga menimbulkan bau busuk atau senyawa cianida. Jamur yang mengandung kedua senyawa tersebut jarang dihinggapi serangga atau binatang kecil lainnya.

3. Memiliki cincin pada pangkal batangnya

Jamur beracun memiliki cincin pada pangkal batangnya. Pengecualian pada jamur merang atau Volvariella volvacea yang memiliki cincin tapi tidak beracun dan layak untuk Anda konsumsi.

4. Meninggalkan bekas saat dipotong

Jika jamur beracun dipotong oleh pisau yang terbuat dari perak atau stainless steel, maka akan terbentuk boda warna hitam atau biru. Hal tersebut menandakan bahwa jamur tersebut megandung racun dan tidak layak untuk Anda konsumsi.

5. Menghasilkan bau yang menusuk hidung

Jenis jamur beracun bisa menghasilkan bau yang menusuk hidung, seperti bau telur busuk ataupun amoniak. Jika Anda menemukan jamur yang berbau seperti itu di pasar, maka lebih baik untuk tidak membelinya.

Perlu Anda ketahui juga bahwa jamur beracun jika dimasak dengan cara dipepes bersama nasi putih, warna nasi akan berubah menjadi gelap. Dari sekian banyak jenis jamur beracun, jamur Amanita phalloides merupakan spesies jamur beracun paling berbahaya karena bisa menyebabkan kematian jika dikonsumsi oleh khalayak. Jika sudah mengetahui ciri-ciri jamur beracun, maka Anda akan aman mengonsumsi jenis jamur lainnya. (NR)


comments powered by Disqus