Dana Pemulangan Jenazah Diego Mendieta Diributkan

by
December 10th, 2012 at 9:54 am

Solo (CiriCara.com) – Dana pemulangan jenazah Diego Mendieta ke kampung halamannya di Paraguay masih diributkan oleh tiga pihak yang terlibat di dalam prosesnya.

Persis Solo versi PT Liga Indonesia terkejut ketika pihak Kedutaan Besar Paraguay di Jakarta bertanya kenapa klub yang dibela Diego sejak pindah dari Persitara Jakarta Utara ini tidak peduli terhadap pemulangan jenazah Diego terkait biaya yang harus dikeluarkan.

Totok Supriyanto selaku wakil dari manajemen Persis mengungkapkan pihaknya telah mengucurkan dana pemulangan jenazah Diego Mendieta sebesar Rp50 juta. Dana tersebut diberikan kepada agen Mendieta.

“Jelas saya kaget. Kami pihak manajemen telah memberikan uang kepada agen Mendieta untuk memulangkan jenazahnya seperti yang diminta pihak Kedubes,” ungkap Totok pada Minggu (9/2) seperti dikabarkan Okezone.com.

Pihak agen Mendieta sendiri mengaku sudah menerima dana tersebut, namun dana langsung dikirim kepada keluarga Mendieta di Paraguay.

Terkait masalah itu, Totok mengaku telah meminta bukti transfer. Namun, agen Mendieta tak kunjung memberikan bukti transfer yang diminta.

Untuk itu manajemen akan terus berusaha mendapatkan kembali dana yang telah diberikan ke agen pemain yang sempat menulis Surat untuk Tuhan sebelum meninggal dunia itu. Rencananya dana tersebut akan diberikan kepada Kedutaan Paraguay sebagai ganti biaya yang telah dikeluarkan dari kocek kedutaan.

Totok menambahkan, sebenarnya manajemen tak ambil pusing soal dana Rp50 juta yang telah dikirim ke keluarga Mendieta asal agen pemain yang bersangkutan bisa memperlihatkan bukti transfer.

Diego Mendieta meninggal dunia pada Selasa (4/12) setelah sakit berkepanjangan. Kematiannya membuat klub yang ia bela, Persis Solo versi KPSI, mendapat kritik keras dari penggemar sepakbola, bahkan dari federasi pemain profesional internasional. Kritik dilayangkan sebab Persis Solo versi KPSI dinilai lalai dalam melindungi pemain karena gaji yang telat dibayarkan membuat Diego tak bisa dirawat di rumah sakit hingga tuntas.

(hp)

Comment di sini