Lokasi Peraturan Plat Kendaraan Ganjil-Genap di Jakarta

Jakarta (CiriCara.com) – Untuk mencegah kemacetan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi telah memberlakukan peraturan plat nomor ganjil dan genap yang akan diberlakukan mulai Maret 2013 nanti.

Diberitakan oleh Tempo.co, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menetapkan jalur yang akan menjadi titik berlakunya aturan pembatasan kendaraan dengan sistem klasifikasi plat nomor ganjil dan genap.

Pada titik-titik tertentu nantinya, kendaraan bernomor akhir genap dan ganjil boleh berjalan dengan selang waktu sehari. Namun aturan ini tidak berlaku pada akhir pekan dan libur nasional.

Dan berikut ini adalah rincian jalur yang akan ditentukan dalam program pembatasan kendaraan berplat ganjil dan genap di Jakarta mulai tahun depan:

  • Koridor three in one yang telah berlaku sepanjang Blok M hingga Kota dan Jalan Gatot Soebroto, ditambah Jalan Rasuna Said.
  • Sejumlah koridor timur-barat yang dilalui Transjakarta.
  • Jalan Sultan Agung yang melintang dari Karet hingga Manggarai dilanjut hingga Jalan Pramuka.
  • Membentang ke timur hingga Cempaka Putih, mulai Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Jenderal Suprapto serta di sebelah barat
  • Jalan Kyai Tapa dan KH Hasyim Ashari yang menghubungkan Grogol dengan Harmoni
  • Jalan Gunung Sahari, Kramat Raya, Salemba, Jatinegara, hingga ke Cawang
  • Jalur Cideng, Mas Mansyur. yang melintasi Tanah Abang, lanjut ke Jalan Prof Dr. Satrio dan Cassablanca hingga mentok di Kampung Melayu

Jalan-jalan tersebut ditetapkan sebagai titik penerapan kebijakan plat ganjil dan genap dengan lima alasan.

Alasan pertama adalah karena volume lalu lintas yang tinggi. Kedua di sekitar wilayah ini masih terdapat banyak rute alternatif. Ketiga, wilayah-wilayah tersebut masih termasuk kategori pusat aktivitas kota Jakarta.

Keempat, pembatasan di wilayah-wilayah di atas juga dianggap efektfif terhadap manajemen permintaan transportasi. Dan terakhir, titik-titik sentral ini dibatasi oleh aktivitas lalu lintas sehingga pembangunan di daerah lain juga akan merata.

Saat diberlakukan mulai bulan Maret 2013 nanti, kendaraaan bermotor dilarang melintas pada pukul 06.00 hingga 20.00 WIB. Menyambut kebijakan baru ini, tentunya masyarakat Jakarta harus bersiap-siap menyiasati pemberlakuan plat nomor ganjil genap ini dengan berbagai cara yang efektif. (RN)

 


comments powered by Disqus