Soal Ujian MA Tasikmalaya Dianggap Lecehkan Gus Dur

by
December 11th, 2012 at 11:40 am

Tasikmalaya (CiriCara.com) – Pelecehan terhadap Presiden Keempat Indonesia, Almarhum Gus Dur tidak hanya dilontarkan oleh Sutan Bhatoegana, Ketua DPP Partai Demokrat beberapa waktu lalu.

Dilansir dari Kompas.com, kali ini nama baik Gus Dur kembali dilecehkan lewat sebuah soal ujian Madrasah Aliyah (MA) Tasikmalaya. Berbuntut dari soal inilah, ratusan warga Nahdatul Ulama (NU) Tasikmalaya meluncurkan protes saat dilaksanakan pertemuan antara Kementerian Agama dan Pengurus NU Kota Tasikmalaya di kantor PCNU Kota Tasikmalaya, Senin, 10 Desember 2012 siang.

Kompas

Dalam soal yang diperkarakan ini ditanyakan tentang penyebab jatuhnya pemerintahan Gus Dur. Opsi dari pilihan jawabannya adalah kasus Bruneigate dan Buloggate, pidato kontroversial, dukungan terhadap Cendana, mengeluarkan dekrit, dan bubarkan DPR.

Menurut Atang Setiawan, Ketua Pemuda Anshor Tasikmalaya, soal tersebut ditemukan dalam ujian Sejarah kelas tiga MA NU Kota Tasikmalaya.

Pihaknya meminta Kementerian Agama Wilayah Provinsi Jawa Barat sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas soal yang telah diujikan itu sedangkan Pemuda Anshor Tasikmalaya ingin fokus mencari pihak yang terlibat dalam pembuatan soal tersebut. Atang pun meminta agar soal yang sangat melecehkan Gus Dur tersebut segera diganti dengan yang lain.

“Ini sebagai protes kami dan telah disampaikan ke Kemenag Jawa Barat,” kata Atang seperti dikutip Kompas.com.

Mengenai masalah soal yang kontroversial ini, Ahmad Fathoni selaku Kepala Kementerian Agama Kota Tasikmalaya mengatakan bahwa hasil pertemuan itu telah merumuskan untuk menyelesaikan masalah secara tuntas.

Tidak hanya Pemuda Anshor, soal yang kontroversial ini didemo oleh badan-badan organisasi lainnya seperti NU, Anshor, PMII, dan Fatayat.  Soal ini dinilai sangat tidak menghormati almarhum Gus Dur sebagai tokoh panutan NU dan Bapak Bangsa Indonesia.

Sebelum terjadi di Tasikmalaya, petinggi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana juga sempat melecehkan Gus Dur dengan hal serupa. Dalam rapat pembubaran BPH Migas beberapa waktu lalu, Sutan menyebut Gus Dur lengser karena terlibat dalam skandal Bruneigate dan Buloggate. (RN)

Comment di sini