Di Jakarta, Tunjangan PNS Perokok Terancam Dicabut

by
December 12th, 2012 at 4:39 pm

Jakarta (CiriCara.com)Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan tegas menyatakan akan memotong tunjangan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang merokok.

Hukuman tentang pencabutan tunjangan ini akan diberlakukan bagi para PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang terbukti merokok di ruangan kerjanya.

“Tunjangan dia bulan itu akan dicabut kalau ketahuan merokok,” kata Ahok di Balai Kota, Selasa, 11 Desember 2012 seperti dikutip Tempo.co.

Besarnya tunjangan yang akan dicabut jika ketahuan merokok adalah Rp. 2,9 juta per bulan. Tampaknya Wagub yang belum genap 100 hari menjabat ini tak akan setengah-setengah dalam memberlakukan larangan merokok di tempat kerja.

Liputan 6

Walau Pemprov DKI Jakarta periode sebelumnya sudah menetapkan Perda soal kawasan bebas rokok di kantor, namun masih ada saja PNS yang dengan seenaknya merokok. Karena gusar dengan ketidakpastian peraturan, maka Ahok mengambil inisiatif memberi sanksi pemotongan tunjangan bagi PNS perokok.

Selain itu, Ahok juga meminta warga dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengawasi penerapan Perda pembatasan rokok ini. Ahok bahkan meminta warga untuk mengirim foto tanda bukti tentang lembaga yang melanggar Perda.

Dalam kesempatan itu, Tulus Abadi selaku pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menyatakan bahwa ada separuh dari 50 hotel di Jakarta yang terbukti melanggar larangan merokok di tempat umum. Pelanggaran tertinggi justru dilakukan oleh para PNS di Pemerintahan Daerah dan Kementerian yang mencapai 45 persen.

Jika rencana Ahok ini dipatuhi oleh bawahannya, maka mungkin saja suatu hari nanti Jakarta akan menjadi provinsi yang bebas asap rokok. (RN)

Comment di sini