Polisi Pukul Mundur Demo Perangkat Desa dengan Gas Air Mata

by
December 14th, 2012 at 3:06 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Aksi unjuk rasa ribuan perangkat desa berlangsung rusuh. Mereka juga melakukan aksi blokir jalan tol dengan membakar ranting pohon di tengah jalan. Polisi yang berjaga akhirnya menembakkan gas air mata untuk mengusir ribuan pendemo dari jalan di sekitar Gedung DPR.

Perangkat Desa melakukan aksi bakar ranting pohon di tengah jalan menuju Gedung DPR. Foto: Suarapembaruan.com

Sebelumnya, ribuan massa dari perangkat desa itu sempat melakukan perlawanan terhadap polisi. Mereka melempari polisi dengan botol, kayu, dan juga membakar sejumlah ranting pohon di tengah jalan tol.

Seperti diberitakan detik.com, Jumat (14/12/2012) sekitar pukul 13.45 WIB, sejumlah polisi mulai keluar dari dalam Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, untuk menghalau massa. Kendaraan taktis seperti 2 barracuda dan 3 mobil water cannon pun dikeluarkan untuk mengusir massa.

Terdengar imbauan dari polisi yang meminta agar massa membubarkan diri dengan damai. Massa diminta untuk pulang ke rumahnya masing-masing. “Silakan pulang ke rumah masing-masing!” teriak seorang polisi melalui pengeras suara.

Mendengar imbauan tersebut, sejumlah massa perangkat desa itupun langsung lari meninggalkan tol dalam kota. Mereka mulai bergerak ke arah bus mereka yang terparkir di kawasan Senayan, Jakarta.

Saat ini kondisi lalu lintas di sekitar lokasi demo sudah mulai kembali normal. Semua ruas tol yang tadinya ditutup para pendemo sudah bisa dilewati kembali. Namun, masih ada sejumlah massa yang berkerumun di depan Gedung DPR.

Aksi demonstrasi ini dilakukan oleh perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) dan Aliansi Perangkat Desa. Mereka menuntut agar semua perangkat desa bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

(YG)

Comment di sini