Ruhut: Lebih Baik Anas Mundur daripada Dimundurkan Partai

by
December 17th, 2012 at 8:57 am

Jakarta (CiriCara.com) – Ruhut Sitompul sudah tidak lagi menduduki posisi penting dalam kepengurusan DPP Partai Demokrat setelah resmi dipecat dari partai di bawah pimpinan Anas Urbaningrum itu, Jumat 14 Desember 2012 lalu.

Suara Pembaruan

Kini politisi nyentrik asal Sumatera Utara itu sudah tidak lagi memiliki posisi apapun di dalam kepengurusan Partai Demokrat. Walau begitu, Ruhut masih saja mendesak agar Anas Urbaningrum mengundurkan diri dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat.

“Aku tetap mau Anas harus mundur daripada dimundurkan partai, kita tunggu saja,” kata Ruhut seperti dikutip oleh Detik.com, Senin, 17 Desember 2012.

Ruhut berpendapat seharusnya pidato Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di puncak perayaan HUT PD ke 11 dapat menyadarkan Anas akan posisi dan kedudukan Partai Demokrat sekarang. SBY yang termasuk salah satu kunci dalam Partai berlambang ‘mercy‘ itupun tidak lagi optimis akan menang dalam Pemilu 2014 nanti.

Pria yang akrab disapa Poltak itu juga menyarankan Anas Urbaningrum agar merasa malu melihat fakta-fakta di lapangan bahwa kebanyakan dari kandidat Partai Demokrat tidak menang dalam beberapa Pilkada.

“Dengarkan Pak SBY, malu dong Anas harusnya setelah Bapak bilang kita nggak akan menang. Kemarin Foke kalah di Jakarta, semua Pilkada yang dia turun kalah loh. Tapi dia sesumbar terus menang,” kata Ruhut berapi-api.

Mengetahui fakta yang didapatnya sekarang, pengacara yang pernah bermain sinetron itu mengenang saat-saat dimana dirinya pernah menjadi salah satu tim sukses Anas dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung tahun 2010 lalu. Namun karena mengetahui Anas Urbaningrum bermasalah, ia jugalah yang menjatuhkan Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Setelah kehilangan jabatan penting di DPP Partai Demokrat, kehadiran Ruhut Sitompul di Silatnas Partai Demokrat di Sentul pada Jumat, 14 Desember 2012 lalu sempat ditolak. Saat itu, pendukung Anas mengusir Ruhut dari ruang Silatnas dan mendesak Anas agar segera mengeluarkan Ruhut dari Partai Demokrat.

Di sisi lain, alasan Ruhut dikeluarkan dari Partai Demokrat adalah untuk penyegaran keanggotaan partai menjelang Pemilu 2014 mendatang. Selain Ruhut ada beberapa nama lain yang dikeluarkan dari Partai Demokrat termasuk Andi Nurpati. (RN)

Comment di sini