Ahok Terlibat Adu Mulut dengan Mahasiswa

by
December 18th, 2012 at 4:27 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali tersulut emosinya saat berdebat di Balai Kota DKI Jakarta. Ahok terlibat adu mulut dengan mahasiswa yang menagih janjinya soal minimarket.

Lima orang perwakilan BEM Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta menilai Ahok tidak menepati janjinya terkait masalah minimarket yang mematikan pasar tradisional. Menurut mahasiswa, Ahok terkesan tidak peduli dengan minimarket yang sudah semakin menjamur.

Mendengar ucapan mahasiswa yang terkesan memaksa, Ahok pun mulai emosi. “Yang jelas sampai saat ini kami belum mengeluarkan izin (pembuatan minimarket) satu pun sampai hari ini makanya kami baru 2 bulan,” ujar Ahok, seperti dikutip dari Merdeka.com, Selasa (18/12/2012).

Ahok menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang mengkaji perizinan minimarket yang telah dibuat pada tahun sebelumnya. Ia mengatakan bahwa pengkajian tersebut tidak bisa dilakukan dengan cara instan.

“Ya semua ada kajiannya enggak kayak mahasiswa main berantem saja. Kalau berantem aku lebih jagoan,” ujar Ahok dengan nada menantang.

Mendengar komentar Ahok itu, mahasiswa pun nampak mulai emosi. Mereka menegaskan kepada Ahok bahwa pihaknya hanya ingin menagih janji Ahok. “Bukan masalah itu. Kita enggak ngajak berantem,” jawab salah seorang mahasiswa dengan nada membentak.

Dengan nada yang keras, Ahok pun meminta agar mahasiswa tidak berteriak-teriak saat berkomentar. Ahok menjelaskan, saat ini dirinya baru menjabat selama 2 bulan. Selama menjabat, Ahok mengaku belum pernah mengeluarkan izin pendirian minimarket.

“Ini saya agak marah karena Anda bilang mana janjinya, kami baru dua bulan bung, jadi Anda jangan pakai ‘janji’ Anda tadi, kalau Anda tidak singgung itu saya tidak marah, Anda singgung itu makanya saya menantang Anda sekarang ya kan,” kata Ahok dengan nada membentak.

Ahok mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Dinas UKM untuk membeli 1500 tempat untuk dijadikan pasar tradisional yang baru. Sebagaimana janjinya, Ahok akan memperbanyak pasar tradisional di sejumlah wilayah Jakarta.

“Anda kalau jual tanah kasih tahu saya, saya mau beli. Kita akan bikin pasar,” tandas Ahok.

Sebelumnya, BEM Universitas Bung Karno mendatangi Ahok guna meminta penjelasan terkait minimarket baru yang kian menjamur. Salah satunya adalah Seven Eleven di daerah Matraman yang diketahui bergerak di bidang minimarket. Padahal, biasanya Seven Eleven bergerak di bidang restoran cepat saji.

Para mahasiswa itu menganggap pengoperasian Seven Eleven itu telah melanggar Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2007. Di mana dijelaskan bahwa pasar tradisional harus diberikan kelayakan dan pengembangan yang baik.

(YG)

Comment di sini