4 Tanda Anda Penyebab Retaknya Pernikahan

by
December 19th, 2012 at 11:31 am

CiriCara.com – Menjalani kehidupan rumah tangga bukanlah hal yang mudah walaupun bersama orang yang dicintai. Akan ada banyak rintangan yang harus dilewati saat menjalani kehidupan rumah tangga.

Rintangan-rintangan tersebut harus diatasi segera agar tidak berdampak buruk dalam pernikahan. Beberapa orang beranggapan bahwa tiga tahun pertama pernikahan adalah masa yang paling berat.

Setelah beberapa tahun menikah, ada saja hal yang bisa membuat pasangan suami istri bertengkar. Baik itu dari cara bersikap yang salah, maupun karena hal lainnya. Tak jarang penyebab keretakan itu datang dari diri Anda sendiri.

Berikut, 4 tanda Anda penyebab retaknya pernikahan yang dicuplik dari Wolipop.com:

1. Selalu merasa benar

Saat selalu merasa benar, Anda setuju untuk berdisukusi dan melakukan negosiasi dengan pasangan. Tapi, pada akhirnya Anda yang membuat pasangan setuju dengan apa yang dipikirkan. Seseorang yang selalu menganggap dirinya selalu benar tidak akan pernah menerima pendapat orang lain, termasuk pasangannya. Jika Anda selalu yang mengambil keputusan, maka pasangan lama-kelamaan merasa diremehkan dan tidak dihargai.

2. Tidak menunjukkan sikap terbuka

Anda selalu berpura-pura untuk tidak marah agar tidak terjadi pertengkaran yang besar. Selain itu, Anda juga tidak mau jujur dengan pasangan tentang perasaan sendiri karena tidak mau dan siap menghadapi berita buruk. Jika sikap itu terus-menerus ada pada diri Anda, maka pernikahan bisa terkena dampak negaatifnya.

Bukan hanya itu, Anda pun bisa merasa stres sendiri sehingga mempengaruhi kesehatan fisik. Bagaimanapun juga sebuah pernikahan akan selalu berjalan harmonis jika Anda dan pasangan mau saling terbuka, termasuk saat emosi.

3. Tidak berhubungan baik dengan mertua

Penelitian yang dilakukan oleh Psikolog, Terri Orbuch menunjukkan bahwa seorang suami yang memiliki hubungan dekat dengan mertuanya adalah pria yang berniat mempertahankan pernikahannya. Sedangkan, seorang istri yang baik dan selalu menuruti apapun permintaan mertua bisa membawa pernikahan berujung ke perceraian. Alasannya adalah para wanita tidak mau mertuanya ikut mencampuri urusan rumah tangganya.

4. Anda tak pernah dilibatkan

Selama menjalani pernikahan, Anda tak pernah dilibatkan untuk melakukan sesuatu. Tak jarang, kurang aktifnya Anda dalam hal itu malah disalahkan oleh sang suami. Kejadian itu bisa berdampak buruk pada pernikahan karena seami seolah-olah tidak menganggap keberadaan Anda atau malah lupa kalau dia memiliki seorang istri yang bisa diajak untuk berdiskusi dan dimintai bantuan.

Itulah cara bersikap yang bisa membuat hubungan rumah tangga retak. Jika tak ingin pernikahan retak, maka hindari bertingkah laku seperti di atas pada pasangan. Anda harus menjadi sosok yang bertanggung jawab atas keputusan yang sudah diambil itu dan menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis dan bahagia. (NR)

Comment di sini