Mulai Tahun Depan, Pegawai Alfamart Harus Sarjana

by
December 19th, 2012 at 4:13 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Upah Minimum Provinsi (UMP) di Jabodetabek yang mencapai lebih dari Rp. 2 juta per bulan ternyata berdampak pada sejumlah perusahaan ritel yang akan menaikkan standar karyawan menjadi minimal lulus S1 atau sarjana.

Diberitakan oleh Detik.com, Pujianto sebagai Presiden Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) mengatakan bahwa UMP Jabodetabek yang rata-rata Rp. 2 juta per bulan hingga Rp. 2,5 juta-Rp. 2,7 juta akan mempengaruhi perekrutan karyawan.

“Di Jabodetabek rata-rata UMP tahun depan Rp 2,02 juta per bulan, bahkan di Tenggerang ada Rp 2,5 juta-Rp 2,7 juta per bulan, ini kan nggak jauh beda sama bayar gaji pegawai yang berpendidikan sarjana,” ucap Pujianto seperti dikutip Detik.com, Rabu, 17 Desember 2012.

Pujianto menambahkan pihaknya mungkin tidak akan lagi merekrut pegawai dengan pendidikan SMA, SMP, dan SD karena mereka bisa menggaji lulusan sarjana sebagai pegawainya. Pujianto menambahkan bahwa kualitas sarjana lebih baik daripada para lulusan SMP ataupun SMA.

“Jadi buat apa kita rekrutment pekerja SMA, SMP, bahkan SD, kalau gajinya hampir sama dengan yang sarjana, mending kita ambil yang sarjana saja, dan itu akan kami lakukan,” katanya berapi-api.

Penetapan UMP DKI Jakarta dan daerah sekitarnya di atas Rp. 2 juta per bulan dinilai akan mengancam harmonisasi pekerjaan di dalam toko ritel yang identik dengan warna merah itu.

Menurutnya para pegawai lama yang sudah bekerja lima tahun akan mendapat gaji sama dengan para pegawai yang baru masuk. Kebijakan ini tentunya akan menimbulkan ketidakharmonisan dan kecemburuan antara keduanya.

Bulan lalu, tepatnya pada tanggal 20 November 2012, Jokowi selaku Gubernur DKI Jakarta mengesahkan UMP DKI Jakarta sebesar Rp. 2,2 juta untuk tahun 2013. Penetapan ini mengundang pro dan kontra dari berbagai pihak. (RN)

Comment di sini