CiriCara: Ciri-ciri Bayi Mengidap Autisme

by
December 20th, 2012 at 11:28 am

CiriCara.comAutisme adalah keadaan di mana anak mengalami gangguan interaksi sosial dan komunikasi, baik secara verbal maupun non verbal. Selain itu, autisme juga sering dikaitkan dengan gangguan kognitif yang berhubungan dengan tingkah laku.

Saat ini, jumlah yang mengalami autisme mengalami peningkatan. Untuk itu, Anda sebagai orangtua perlu memeriksakan si anak sejak usia 18 dan 24 bulan untuk mengetahui gejala autisme. Penanganan sejak dini akan lebih baik bagi masa depan si bayi.

Pada awalnya gangguan autisme memang tidak begitu terlihat pada bayi. Saat orangtua menemukan kejanggalan pada perilaku anak yang berbeda dari teman-temannya, barulah mereka menyadari ada seseuatu yang salah pada anaknya. Untuk itu, para orangtua perlu memahami bagaimana tanda-tanda anak mengidap autisme.

Dilansir Health.Detik.com, Kresno Mulyadi Sp.KJ, psikiater dari RS Omni Hospital Alam Sutera mengatakan bahwa autisme bisa dideteksi saat anak berumur 1,5 tahun atau si anak sudah mulai bisa berkomunikasi. Biasanya, anak berumur 2 tahun sudah bisa berkomunikasi dialogios dengan anak sebayanya. Namun, hal ini tidak terjadi pada anak yang mengidap autisme, Dia tidak akan merespons saat diajak komunikasi.

Tanada-tanda peringatan dini untuk melihat kemampuan sosial dan komunikasi anak bisa diketahui dengan mudah oleh dokter anak. Namun, orangtua juga harus memahami bagaimana tanda-tanda anak mengidap autisme. Untuk mendeteksi gangguan perkembangan mental, bayi berumur 9, 18, 24, dan 30 bulan sebaiknya diperiksa oleh dokter anak. Dokter akan segera membantu jika ternyata hasilnya pemeriksaan autisme positif.

Untuk itu, Anda sebagai orangtua perlu mengetahui tanda-tanda bayi mengidap autisme. Dilansir Parenting.com, inilah ciri-ciri bayi mengidap autisme:

1. Usia 2-3 bulan, bayi tidak sering melakukan kontak mata.

2. Usia 3 bulan, bayi tidak tersenyum saat diajak tersenyum atau berbicara.

3. Usia 6 bulan, bayi tidak tertwawa atau membuat ekspresi gembira lainnya.

4. Usia 8 bulan, bayi tidak ikut menatap mata ketika dipandang.

5. Usia 9 bulan, bayi belum mulai mengoceh.

6. Usia 12 bulan, bayi tidak merespons atau menoleh ketika orang lain memanggil namanya. Selain itu, dia juga belum bisa melambaikan tangannya dan tidak melihat ke araah yang ditunjuk.

7. Usia 16 bulan, bayi tak mengeluarkan kata-kata apapun.

8. Usia 18 bulan, bayi tidak nampak memiliki hal-hal yang menarik minatnya.

9. Usia 24 bulan, bayi tidak bisa mengucapkan dua kata yang memiliki arti.

Itulah ciri bayi mengidap autisme yang perlu Anda ketahui. Untuk itu, Anda para orangtua disarankan agar segera memeriksakan si anak jika menemui hambatan komunikasi seperti itu. Jika didiagnosis sejak dini, maka anak autis bisa mendapat penanganan yang tepat dan memadai untuk membantunya tumbuh seperti anak normal pada umumnya.

Sekedar info, beberapa penelitian menunjukkan bahwa autisme lebih disebabkan oleh interaksi faktor neurobiologi kompleks yang melibatkan banyak gen. Selain itu, perkembangan otak selama kehamilan juga dikaitkan dengan penyebab autisme. Adanya infeksi selama ibu mengandung, seperti halnya rubella diperkirakan juga dapat menjadi faktor terjadinya autisme pada anak. (NR)

Comment di sini