Dampak Badai Matahari Bagi Bumi Menurut LAPAN

by
December 20th, 2012 at 4:40 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Salah satu rumor penyebab terjadinya kiamat 21 Desember 2012 adalah badai matahari. Menurut beberapa peneliti badai matahari memang akan terjadi pada akhir tahun ini. Namun apakah itu tandanya bumi akan segera berakhir?

Dilansir dari Detik.com, ilmuwan nasional yang tergabung dalam Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) membeberkan dampak terjadinya badai matahari yang akan terjadi akhir tahun ini.

“Dia punya dampak lebih besar itu ada di daerah lintang tinggi di dekat kutub. Karena dia (matahari) memancarkan gelombang magnet, yang paling ditakuti orang adalah dia mengganggu travo,” jelas Kepala Lapan, Bambang S Tejasukmana di Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 20 Desember 2012 seperti dikutip Detik.com.

Travo-travo di bumi diperkirakan akan terbakar oleh gelombang magnet yang dikeluarkan matahari saat badai. Sementara itu, satelit juga akan mengalami kerusakan akibat gelombang tersebut.

Menurut ilmuwan ini satelit bisa terjatuh namun manusia tidak akan merasakan dampak apapun. Dan menariknya, Indonesia tidak akan terkena imbas badai matahari sama seperti kejadian yang pernah terjadi di Kanada. Saat itu di Kanada, listrik mati karena travo terbakar akibat badai matahari.

“Sampai sekarang belum ada ledakan Tidak ada dampak yang pernah terjadi di Indonesia,” tutupnya.

Jadi kemungkinan besar, badai matahari yang disebut banyak orang sebagai salah satu penyebab terjadinya kiamat tidak akan membahayakan manusia dan menghancurkan bumi.

Di samping itu, Anda perlu mengetahui fakta-fakta lain tentang alasan mengapa manusia tidak perlu takut akan isu kiamat yang akan menghantam bumi pada 21 Desember 2012 esok. (RN)

Comment di sini