Mantan Menteri Malaysia: Indonesia Sudah Bobrok, Mau Ajarkan Demokrasi?

by
December 20th, 2012 at 3:05 pm

Jakarta (CiriCara.com)Zainudin Maidin yang sempat mencuate namanya karena telah menghina mantan Presiden RI ketiga, B.J. Habibie, kini kembali berulah.

Diberitakan oleh Tribunnews.com, Zainudin yang merupakan mantan Menteri Penerangan Malaysia ini juga menuding Mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan Pendiri PAN, Amien Rais.

“Pak Gus Dur membantu Anwar Ibrahim setelah dibuang dari UMNO. Menurut intelijen kita. Mantan polis yang menunjukkan Gus Dur dan Amin Rais mau ekspor reformasi yang gagal di Indonesia ke Malaysia. Jadi dia ditolak juga Amin Rais,” kata Zainudin lewat wawancara pagi di TVOne seperti dikutip Tribunnews.com, Kamis, 20 Desember 2012.

Zainudin berkata bahwa komplotan Amien Rais, Gus Dur, dan Anwar Ibrahim berniat untuk mengembangkan pluralisme globalisasi di Malaysia yang terbukti sudah gagal di Indonesia.

Entah dengan alasan apa, mantan Menteri Malaysia ini juga mengatakan bahwa demokrasi di Malaysia lebih dulu maju ketimbang demokrasi di Indonesia.

“Sesudah merdeka kita lebih dulu berdemokrasi.  Anwar Ibrahim impor cara demokrasi dari Indonesia. Kita sudah reformasi dari dulu dari zaman merdeka. Indonesia sudah bobrok mau ajarkan reformasi kepada kita,” kata Zainudin lagi berapi-api.

Sebelumnya, Zainudin pernah menghina Habibie dengan menyebutnya sebagai pengkhianat. Ia mengemukakan pendapatnya ini lewat tajuk rencana yang dibuatnya di koran Utusan Malaysia.

“Presiden Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie, yang mencatatkan sejarah sebagai Presiden Indonesia paling tersingkat, tersingkir kerana mengkhianati negaranya, telah menjadi tamu kehormatan Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim baru-baru ini,” tulis Zainudin Maidin di halaman 6 Utusan Malaysia seperti dikutip Tempo.co. (RN)

Comment di sini