Anggota DPR: Aceng Fikri Harus Turun!

by
December 21st, 2012 at 11:56 am

Jakarta (CiriCara.com) – Jumat, 21 Desember 2012 adalah hari penentuan nasib Aceng Fikri, Bupati Garut yang tersandung skandal pernikahan singkat dengan Fani Oktora.

Kasus Aceng Fikri ini sontak mencuat menjadi isu nasional yang mengalahkan isu korupsi yang dilakukan pejabat dan berbagai permasalahan penting lainnya.

Kompas

Menurut anggota Komisi II DPR, Abdul Malik Haramain, tindakan Aceng Fikri yang menikahi Fani Oktora selama empat hari dan menceraikan lewat SMS atau pesan singkat ini dianggap sangat fatal karena telah melanggar undang-undang yang berlaku.

“Seorang pejabat melanggar UU itu pelanggaran fatal dan harus diberhentikan. Mestinya DPRD juga mempertimbangkan aspirasi masyarakat Garut yang menghendaki bupatinya diberhentikan,” kata anggota Komisi II DPR Abdul Malik Haramain, seperti dikutip Detik.com, Jumat, 21 Desember 2012.

Sebelumnya Pansus DPRD Garut yang memeriksa Aceng beberapa waktu lalu telah menetapkan Bupati Garut ini dengan pelanggaran UU Perkawinan dan UU Pemda.

Abdul Hakim mengatakan jika Aceng tetap dipertahankan menjadi seorang pemimpin tertinggi di Garut, maka hal tersebut dinilai sama dengan lelucon politik.

Kasus Aceng Fikri ini pernah sampai ke tangan Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Melalui Reydonizar Moenoek, juru bicara Kemendagri, Gamawan telah mengambil keputusan dengan menyatakan bahwa Aceng telah melanggar UU dan sumpah jabatan.

Namun keputusan mutlak tetap ada di tangan DPRD Garut yang sedang mengadakan sidang paripurna di Gedung DPRD Garut hari ini. Keputusan DPRD Garut ini nantinya akan dipertimbangkan dengan putusan Mahkamah Agung untuk pengambilan langkah selanjutnya bagi Aceng Fikri.

Aceng Fikri tidak hanya diperiksa terkait pernikahan sirinya dengan Fani Oktora. Pria yang dirumorkan telah dua tahun berpisah ranjang dengan istrinya ini diduga terlibat tujuh kasus korupsi di daerah Garut dan pemerasan terhadap salah satu calon Wakil Bupati Garut. (RN)

Comment di sini