CiriCara: Cara Bernegosiasi Tarif Untuk Freelancer

by
December 21st, 2012 at 3:03 pm

CiriCara.com – Menjadi freelancer atau pekerja lepas saat ini cukup diminati beberapa orang, apalagi bagi yang belum pernah menghadapi dunia kerja. Tentunya menjadi freelancer adalah sebuah pilihan untuk menjembatani dunia kerja yang sebenarnya. Namun, sebagai freelancer tentunya mengharapkan kompensasi yang layak atas karyanya.

Sayangnya, hanya sebagian kecil yang tahu bagaimana cara memastikan hal itu. Agar Anda mendapatkan kompensasi yang layak atas karya yang sudah diberikan, sebaiknya bernegosisasilah dengan cara yang benar. Dilansir Msn.Careerbuilder.com, Kristin Cardinale, seorang pengusaha dan penulis, The 9 to 5 cure memberikan tipsnya untuk Anda:

1. Jangan membuat tawaran awal

Cardinale mengatakan bahwa klien adalah pihak yang harus lebih dulu membuat tawaran. Anda bisa melihat dari usulan pertamanya. Ketahuilah bahwa ketika mereka mengusulkan tarif yang lebih rendah dari harga pasar dan terlihat percaya diri, bisa diartikan bahwa Anda berurusan dengan orang yang hanya mencari peluang murah. Sedangkan, jika mereka tampak tidak nyaman, maka bisa diartikan bahwa mereka hanya mencoba-coba mendapatkan harga terbaik dengan memulai penawaran rendah.

2. Jeli menilai harga

Sebelum bernegosiasi, ketahui dahulu berapa nilai dan apa yang ingin Anda lakukan. Anda perlu mengetahui berapa tarif freelancer dengan posisi yang sama di perusahaan lain. Jika Anda jeli menilai harga, maka tarif yang akan Anda dapatkan kemungkinan bisa mendekati atau malah lebih tinggi dari tarif di perusahaan lain.

3. Jangan cepat merasa kecewa

Jangan merasa kecewa dulu jika mereka memberikan tawaran awal yang sangat rendah. Cardinale mengatakan bahwa tawaran awal mereka tidak pernah menjadi tawaran terbaik. Untuk itu, jangan memandang tawaran awal sebagai titik mula, bukan garis akhir. Di sini Anda harus bisa memulai bernegosiasi dengan baik.

4. Percaya diri

Ketika Anda menyebutkan tarif, bicaralah dengan penuh keyakinan. Dalam situasi seperti ini, Anda harus tersenyum, duduk diam, dan menatap klien tepat di matanya dengan cara yang sopan dan santai. Jika tawaran tersebut adalah tarif dasar Anda, maka katakanlah demikian. Jika tawaran tersebut kurang dari tarif standar Anda, maka informasikan itu juga kepada mereka.

5. Jangan cepat menyerah

Jika mereka tak bisa menyanggupi tarif yang Anda tentukan, maka jangan takut untuk melepas pekerjaan tersebut. Cardinale mengatakan bahwa Anda bisa selalu menelepon orang itu kembali dan menyetujui tawaran yang lebih rendah. Namun, tetap perhatikan juga faktor kebahagiaan. Jangan sampai Anda menerima upah yang rendah tapi bekerja di bawah tekanan batin. Hal tersebut malah akan membuat diri Anda frustasi.

Itulah cara bernegosiasi tarif yang bisa dilakukan para freelancer. Jangan sampai tarif rendah Anda dapatkan, tapi bekerjanya selama berjam-jam seperti karyawan pada umumnya. Hal tersebut tentunya malah merugikan diri Anda sendiri. Untuk itu, pintar-pintarlah bernegosiasi agar mendapatkan upah yang diinginkan. (NR)

Comment di sini