Penjelasan Polresta Bekasi Soal Insiden Filadelfia

by
December 26th, 2012 at 9:54 am

Bekasi (CiriCara.com) – Bentrokan antara warga Desa Jejalen Jaya, Bekasi dengan Jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan Filadelfia sempat terjadi pada malam Natal, Senin (24/12/2012) lalu. Sebenarnya apa yang jadi penyebab bentrokan ini?

Menurut Kepala Kepolisian Resor Bekasi, Ajun Komisaris Besar Polisi Isnaini Ujianto, bentrokan dipicu sengketa tanah. Pasalnya, bangunan Gereja HKBP Filadelfia, Tambun Utara itu sudah disegel oleh pemerintah.

“Sebenarnya, kejadian tersebut dapat dihindari jika jemaat Filadelfia tidak memaksakan diri tetap beribadah di lokasi pembangunan gereja yang sudah disegel oleh pemerintah,” ujar Isnaini, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (26/12/2012).

Menurut Isnaini, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyegel Gereja HKBP dengan alasan tidak mengantungi izin mendirikan bangunan (IMB). Sebagai gantinya, jemaat Filadelfia diperbolehkan untuk beribadah di gedung PGRI Tambun Selatan dan bangunan sekolah di Perumahan Graya Prima.

Namun pada malam Natal, para jemaat Filadelfia tetap memaksakan diri untuk beribadah di Gereja HKBP yang terletak di Kampung Jalen, RT 01 RW 09 Desa Jejalen Jaya, Tambun Utara. Akibatnya, warga Jalen yang sejak awal menolak pembangunan gereja itu pun langsung melakukan perlawanan.

Bentrokan antara warga Jalen (Bekasi) dengan jemaat Filadelfia pun tak terhindarkan. Warga yang marah melakukan perlawanan dengan melempar telur busuk. “Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, aparat terpaksa mengevakuasi jemaat ke Polsek Tambun,” terang Isnaini.

Warga Desa Jejalen Jaya memasang spanduk penolakan pembangunan gereja di tempat mereka. Foto: Merdeka.com

Menurut Isnaini, sebagian besar jemaat Gereja HKBP Filadelfia bukan merupakan warga Kabupaten Bekasi. Kebanyakan mereka datang dari luar daerah seperti, Jakarta dan kota lain yang dekat dengan Bekasi.

Isnaini mengatakan bahwa sebelumnya pihak warga Jalen sudah melakukan kesepakatan dengan jemaat gereja pada 30 Maret 2012 lalu. Dalam kesepakatan tersebut diungkapkan bahwa jemaat Gereja HKBP Filadelfia tidak boleh menggunakan bangunan yang sudah disegel.

Meski sempat terjadi ketegangan, bentrokan antara warga dengan jemaat Filadelfia tersebut tidak sampai mengakibatkan korban jiwa. Polisi yang betugas berhasil mengamankan para jemaat dan menenangkan warga yang emosi.

(YG)

Comment di sini