Kronologi Lengkap Kematian Ayu Versi RS Harapan Kita

by
December 28th, 2012 at 8:56 am

Jakarta (CiriCara.com) – Kematian Ayu Tri (9), pasien penderita leukimia yang diduga telah ditelantarkan oleh pihak Rumah Sakit (RS) Harapan Kita di daerah Slipi, Jakarta Barat terus menuai kontroversi.

Anak perempuan yang sudah sering berobat ke rumah sakit tersebut meninggal pada hari Kamis, 27 Desember 2012 pada pukul 02.30 WIB. Saat meninggal, area rumah sakit sedang digunakan untuk syuting sinetron ‘Love in Paris’.

Karena dianggap telah menelantarkan Ayu, pihak RS Harapan Kita yang diwakili oleh Direktur Utama, dr. Achmad Soebagio memberi keterangan seputar kematian Ayu Tri.

Dilansir dari Tempo.co, inilah kronologi lengkap kematian Ayu Tri versi pihak Rumah Sakit Harapan Kita saat diwawancarai di Kementerian Kesehatan pada Kamis, 27 Desember 2012 siang:

Pukul 18.20:

Ayu masuk ke RS Harapan Kita untuk berobat. Sebelumnya, Ayu yang mengidap leukimia sudah berulang kali berobat ke rumah sakit di kawasan Slipi itu.

Pukul 18.30:

Kondisi Ayu memburuk dan langsung ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ayu sudah tiga hari mengalami diare selain penyakit leukimia sehingga kondisinya semakin menurun.

Setelah dua jam dilakukan stabilisasi di IGD, Ayu dipindahkan ke Intensive Care Unit (ICU). Di tempat itu Ayu telah mendapat penanganan medis dan kondisinya berangsur mulai stabil.

Pukul 00.00:

Ayu mengalami penurunan darah. “Kami sudah melakukan tindakan-tindakan semestinya di Intensive Care,” ucap Soebagio kepada Tempo.co. Sayangnya, nyawa Ayu tidak tertolong.

Pukul 02.20:

Ayu dinyatakan telah meninggal.

Pihak RS Harapan Kita mengaku sudah melalukan berbagai usaha penyelamatan sebisa mungkin untuk Ayu Tri walaupun di waktu yang sama, area rumah sakit sedang digunakan untuk syuting sinetron Love in Paris.

Soebagio menuturkan bahwa proses syuting sinetron tidak diadakan di ruang penanganan pasien. Proses syuting dilakukan di sebuah ruangan lain yang biasa digunakan oleh dokter dan perawat untuk makan dan beristirahat.

Menurutnya, proses syuting itu juga sudah diputuskan melalui perizinan ke Direktur Operasional Rumah Sakit dengan beberapa persyaratan. Persyaratan tersebut antara lain tidak boleh mengambil gambar pasien dan tidak boleh dilakukan ketika ada penanganan pasien.

Sementara itu, untuk melakukan pengambilan gambar di RS Harapan Kita, pihak rumah produksi Love in Paris sudah membayar uang sewa kepada rumah sakit tempat Ayu dirawat itu. (RN)

Comment di sini