Akibat Gumpalan Darah di Otak, Hillary Clinton Harus Dirawat di Rumah Sakit

by
January 2nd, 2013 at 9:04 am

New York (CiriCara.com)Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton tengah terbaring di rumah sakit sejak Minggu (30/12/12).

Kabarnya, istri dari mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton ini harus dirawat beberapa hari di rumah sakit dikarenakan adanya gumpalan darah yang terletak di antara otak dan tempurung kepalanya.

Reuters

Memang, pada 7 Desember 2012, Hillary Clinton sudah jarang kelihatan di depan publik karena mengalami gangguan pada perutnya yang diakibatkan oleh virus. Karena hal itu dia sempat mengalami dehidrasi parah. Saat dirinya jatuh pingsan, kepalanya terbentur.

Setelah menjalani pemeriksaan rutin setelah kejadian dua minggu sebelumnya itu, tim dokter menemukan gumpalan darah di kepalanya.

Munculnya kabar ini memancing hiruk pikuk para awak media AS untuk berkerumun di depan Rumah Sakit Presbyterian, New York, AS, demi mencari berita tentang kesehatan Hillary.

Dilansir dari Dailymail.co.uk (01/01/13), tim dokter yang menangani wanita usia 65 tahun ini menunjukkan kemajuan yang sangat baik, sehingga semua pihak diimbau untuk tidak khawatir karena dokter sangat yakin bahwa Hillary akan sembuh total setelah perawatan beberapa hari ke depan.

Pasalnya, gumpalan darah yang ada di kepalanya itu tidak sampai mengakibatkan stroke, ataupun kerusakan otak lainnya. Namun, Hillary tetap perlu dirawat untuk memecahkan gumpalan darah tersebut, sekaligus supaya memudahkan tim dokter mengontrol kondisi tubuhnya.

Selain itu, dukungan dari keluarga pun terlihat saat Chelsea (32), putri dari pasangan Hillary dan Bill Clinton itu keluar dari rumah sakit tempat ibunya dirawat. Chelsea adalah anggota keluarga Clinton pertama yang mengunjungi ibundanya.

Beberapa saat setelah Chelsea meninggalkan rumah sakit, barulah Bill Clinton tiba di rumah sakit tersebut untuk menjenguk istrinya.

Semoga Hillary Clinton dapat sembuh total dan segera keluar dari rumah sakit sehingga dapat kembali berpolitik. (yk)

Daily Mail

Comment di sini