Desain Proyek Terowongan Raksasa ala Jokowi

by
January 4th, 2013 at 2:10 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Gagasan mengenai terowongan raksasa atau deep tunnel yang dibuat Jokowi untuk mengatasi banjir dan kemacetan diperkirakan akan menelan dana lebih dari Rp. 16 triliun.

Hari ini, Jumat, 4 HDesain rancangan proyek deep tunnel ala Jokowi ini mulai dipaparkan di depan Muspida dan unsur terkait. Dalam pemaparan di hadapan Muspida, Deep Tunnel gagasan Jokowi ini akan dimasukan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Pemprov DKI Jakarta

Kedalaman terowongan raksasa yang akan melintas di bawah kota Jakarta ini adalah 40 sampai 60 meter sedangkan panjang terowongan mencapai 19 kilometer dengan diameter terowongan selebar 16 meter.

Dilansir dari Tribunnews.com, Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta, Agus Subardono menjelaskan kegunaan terowongan raksasa tersebut. Menurutnya terowongan ini bisa dipakai untuk keperluan transportasi, gas, kabel telepon, pembuangan limbah dan lainnya.

Deep tunnel akan dibagi menjadi tiga bilik untuk transportasi dan sungai yang mengalir di bawahnya. Dalm hal transportasi, ruas jalur masuk (inlet) dan keluar (outlet) kendaraan akan ditempatkan di beberapa ruas jalanan Jakarta.

“Jalan MT Haryono Carrefour menangkap dari Jalan Dewi Sartika dan dari arah Bekasi dan di daerah Gatot Subroto untuk menangkap kendaraan dari Warung Buncit dan Mampang. Rencana outlet, di jembatan Tomang, sekitar Slipi Jaya sana,” kata Agus kepada Tribunnews.com.

Arus transportasi di dalam deep tunnel akan dibagi menjadi dua. Dua jalur tersebut akan memisahkan kendaraan yang bergerak ke arah barat dan timur.

Pada bagian atas akan dipakai untuk kendaraan yang bergerak ke barat sementara jalur tengah akan digunakan untuk kendaraan yang bergerak ke arah timur dan bagian paling bawah akan digunakan untuk aliran sungai.

Deep tunnel ini hanya akan digunakan pada musim kemarau. Pada musim hujan, deep tunnel akan ditutup untuk semua lajur lalu lintas.  Dengan adanya deep tunnel ini Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berharap agar persoalan banjir dan kemacetan akan teratasi secara bersamaan.

“Selain mengatasi kemacetan juga mengatasi banjir. Ini yang disebut terowongan multifungsi,” kata Jokowi kepada sumber yang sama.

Perkiraan lama pembangunan terowongan raksasa ini adalah empat tahun dengan dana belasan triliun rupiah. (RN)

Comment di sini