5 Keganjilan Kesaksian Rangga, Saksi Kecelakaan Anak Hatta Rajasa

by
January 7th, 2013 at 9:22 am

Jakarta (CiriCara.com) – Anak Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa yang sudah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus kecelakaan maut di jalan Tol Jagorawi pada Selasa, 1 Januari 2013 pukul 05.45 WIB masih akan diperiksa oleh petugas kepolisian.

Pemeriksaan ini didasarkan pada kesaksian beberapa narasumber termasuk kekasih anak Hatta Rajasa, Prilla Kinanti dan pengemudi mobil Avanza yang sedang berada di lokasi kejadian, Rangga.

Merdeka

Rangga yang mengemudikan Toyota Avanza di belakang mobil Rasyid yang melaju kencang. Saat diperiksa oleh polisi dan diwawancarai oleh media, Rangga memberikan kesaksian. Namun kesaksiannya itu dinilai masih janggal. Kenapa?

Dilansir dari Merdeka.com, inilah 5 bukti kejanggalan kesaksian Rangga saat berada di lokasi kejadian:

1. Mobil Avanza Rangga hanya 100 meter di belakang mobil Rasyid Rajasa

Menurut keterangan Rangga, jarak mobil Avanza yang dikemudikannya dengan BMW Rasyid Rajasa hanya sekitar 100 meter padahal kecepatan mobil Rangga itu sekitar 140 km/jam dan berada di lajur sama dengan BMW X5.

Tetapi keterangan Rangga pengemudi Avanza ini dinilai janggal oleh Jusri Pulubuhu, seorang pengamat otomotif. Menurut pengamat otomotif ini, dalam jarak 100 meter dengan kecepatan 140 km/jam, mobil Toyota Avanza yang sedang dikemudikan Rangga seharusnya telah menabrak BMW Rasyid.

2. Pernyataan Rangga selalu berubah-ubah

Pernyataan dari Rangga sebagai seorang saksi yang melihat langsung di lokasi kejadian dianggap selalu berubah-ubah. Saat membantu membawa korban kecelakaan ke Rumah Sakit UKI, Rangga mengaku sempat meminta SIM milik Rasyid Rajasa.

“Waktu gua lihat SIM-nya ada nama Rajasa, gua tanya ke Acid, lu keluarga Rajasa, dia cuma ketawa. Dia nggak bilang anaknya Hatta Rajasa,” tutur Rangga pada saat awal kemunculan namanya seperti dikutip Merdeka.com.

Namun keterangan ini sangat berbeda saat ia diwawancarai di beberapa stasiun TV swasta.

“Saya tidak berkata apa-apa saat melihat SIM Rasyid. Saya langsung pergi ke Rumah Sakit untuk membawa korban,” kata Rangga menanggapi pertanyaan di sejumlah stasiun televisi swasta.

Merdeka

3. Mobil Rangga seharusnya oleng

Berdasarkan pada kesaksian awal Rangga yang mengaku memacu mobilnya dengan kecepatan 140 km/jam, seharusnya mobil Rangga tersebut oleng. Namun faktanya mobil Rangga baik-baik saja.

“Avanza dengan kecepatan 140 km/jam mobil pasti limbung dan menabrak kendaraan yang di depannya. Ini sangat tidak logis,” kata Jusri Pulubuhu yang juga menyatakan siap jika dirinya dipanggil menjadi saksi ahli.

4. Mengerem dalam waktu kurang dari tiga detik

Satu-satunya orang yang berada di lokasi kejadian ini mengatakan bahwa ia mampu menghentikan mobil hanya dalam waktu 2,57 detik walaupun mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi.

Pernyataan Rangga tersebut dianggap lemah. Pasalnya dalam kecepatan tinggi seperti itu, seharunya mobil Rangga per detik mampu melaju dalam jarak 38,88 meter dan menabrak BMW Rasyid Rajasa.

5. Rangga dianggap melanggar peraturan lalu lintas

Tingginya kecepatan yang boleh dipakai oleh para pengemudi kendaraan di jalan tol adalah maksimal 80-100 km/jam. Namun kenyataannya mobil Avanza milik Rangga melaju dengan kecepatan 140 km/jam.

Di sisi lain, mobil BMW X5 milik anak Hatta Rajasa juga melaju tinggi dengan kecepatan di atas 100 km/jam. Tentunya kedua pengemudi ini sudah terbukti melanggar aturan lalu lintas yang berlaku. (RN)

Comment di sini