CiriCara: Cara Aman Saat Dibonceng Pengendara Motor

by
January 8th, 2013 at 10:08 am

CiriCara.com – Berita mengenai larangan wanita dibonceng mengangkang, di Lhokseumawe, Aceh kini menimbulkan pro dan kontra dari berbagai pihak. Banyak pihak yang tidak setuju mengenai peraturan yang dibuat oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe, salah satunya adalah anggota Komisi Hukum DPR, Eva Kusuma Sundari yang mengatakan bahwa peraturan itu malah mengesampingkan keselamatan berkendara dan keamanan lalu lintas.

Di Aceh, kini wanita yang dibonceng pengendara motor harus dengan posisi menyamping. Padahal, posisi menyamping saat dibonceng itu cukup membahayakan. Dilansir Detik.com, Chief Instructor dari Jakarta Driving Consulting (JDDC), Jusri mengatakan bahwa seseorang yang duduk menyamping saat dibonceng, ukuran anggota tubuhnya akan lebih besar daripada stir motor sehingga ketidakseimbangan bisa saja terjadi.

Untuk itu, Dilansir sumber yang sama, Jusri membagi sejumlah ‘aturan’ yang seharusnya menjadi perhatian bagi orang yang dibonceng maupun si penegendara motor tersebut. Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan itu? Anda bisa menyimak paparannya berikut ini:

1. Posisi forward facing saat dibonceng

Posisi yang paling aman dilakukan oleh orang yang dibonceng adalah duduk mengangkang atau disebut juga dengan istilah forward facing. Jika seseorang yang dibonceng dengan posisi duduk mengangkang, maka keadaan motor dan penumpangnya jadi lebih stabil.

2. Posisi tubuh tak boleh renggang

Selain posisi duduk mengangkang, posisi tubuh seseorang yang dibonceng juga tidak boleh renggang. Posisi tubuh antara pengendara dan yang dibonceng sebisa mungkin harus rapat. Alasannya karena orang yang dibonceng harus membantu si pengendara dalam hal keseimbangan.

3. Lutut kaki harus sejajar dengan pinggul pengendara

Cara aman lain saat dibonceng pengendara sepeda motor adalah lutut kaki Anda harus sejajar dengan pinggul si pengendara.  Hal itu juga akan membuat keadaan motor dan penumpangnya menjadi lebih stabil. Selain itu, poisisi kaki seperti itu bertujuan demi keselamatan Anda dan si pengendara saat berada di jalan.

4. Memeluk lingkar perut pengendara

Hal lain yang harus  Anda lakukan saat dibonceng yaitu memeluk lingkar perut pengendara. Mungkin hal ini jarang dilakukan jika Anda dibonceng oleh tukang ojek atau pengendara motor yang tidak dikenal. Tapi, setidaknya posisi tubuh Anda dengan si pengendara tidak boleh terlalu renggang.

Itulah cara aman saat dibonceng pengendara sepeda motor. Selain itu, perhatikan juga untuk tidak membawa penumpang berlebih, seperti satu sepeda motor dinaiki 3 atau lebih dari 3 orang. Hal itu juga bisa membuat keadaan motor dan si pengendara jadi tidak stabil. (NR)

Comment di sini