CiriCara: Ciri-ciri Korban PHP

by
January 9th, 2013 at 4:03 pm

CiriCara.com - Apa itu PHP? Kata itu tentunya sudah sering muncul di percakapan remaja saat ini. PHP itu sendiri yaitu pemberi harapan palsu. Biasanya, para PHP sangat senang membuat lawan jenisnya terbang tinggi lewat perhatian yang diberikannya. Para PHP menyukai lawan jenisnya tapi bukan untuk dijadikan pacar.

Mereka hanya senang membuat hati lawan jenisnya berbunga-bunga. Selain itu, mereka juga bersikap seolah-olah peduli dan romantis kepada si lawan jenis. Padahal kenyataannya, orang PHP itu hanya memberikan sinyal-sinyal cinta saja. Bukan menjadikan lawan jenisnya itu sebagai pacar.

Tak jarang, korban PHP ini merasa kecewa dan kesal karena diperlakukan seperti itu. Bukan hanya itu, ada ciri lain yang ditunjukkan oleh para korban PHP. Apa saja? Inilah ciri-ciri korban PHP:

1. Merasa galau

Saat mengetahui bahwa dirinya di PHP-in oleh si dia, tentunya bisa membuat kepala pusing bukan kepayang. Bagaimana tidak? hati sangat sakit ketika mengetahui bahwa dirinya telah menjadi korban PHP. Galau pun menghampirinya sampai-sampai tak mau makan, susah tidur, atau tak mau dihubungi dulu oleh kerabat karena merasa dirinya orang yang paling bodoh karena telah menjadi korban PHP.

2. Tak mau menjalin hubungan dengan lawan jenis

Ciri lain dari korban PHP yaitu tak mau menjalin hubungan dengan lawan jenis untuk sementara waktu. Biasanya, mereka masih trauma  karena pernah di PHP-in oleh orang lain. Walaupun teman-temannya menjodohkannya, mereka tetap tak mau menjalin hubungan asmara dahulu dengan lawan jenisnya. Biasanya, ini akan hilang seiring berjalannya waktu dan sampai dirinya menemukan orang yang benar-benar cocok.

3. Ingin terus menangis

Bagi korban PHP yang memang sudah terlanjur cinta kepadanya, air mata akan terus bercucuran. Rasanya ingin terus mengurung diri di kamar dan mengingat si dia. Bagaimana tidak? Kalimat romantis, perhatian, dan pelukannya itu masih sangat dirasakan. Tangisannya itu cukup membuat dirinya sulit untuk move on. Namun, hal ini jangan terus dibiarkan karena bisa membuat pelaku PHP malah merasa bangga jika mengetahuinya. Kamu harus segera move on dan mencari sosok yang lebih baik lagi.

Itulah ciri korban PHP. Sikap dan perilaku tersebut seharusnya tak boleh terlalu lama  dialami oleh korban PHP. Jika terus memikirkannya, maka bisa membuat si pelaku merasa senang dan puas karena telah menyakiti hati kamu. Untuk itu, kamu harus segera move on dan mencari orang yang lebih baik dari si dia. Jadikanlah hal tersebut pelajaran saja dan jangan sampai terulang lagi di kemudian hari.

Lalu, apakah kamu pernah menjadi korban PHP? Apa yang kamu rasakan? (NR)

Comment di sini