Mantan Menteri Malaysia Kini Balik Memuji Habibie

by
January 9th, 2013 at 10:18 am

Jakarta (CiriCara.com) – Masih ingat dengan tulisan Zainudin Maidin yang pernah menyebut Habibie sebagai pengkhianat bangsa? Kini Mantan Menteri Penerangan pada masa pemerintahan Abdullah Badawi di Malaysia itu diberitakan balik memuji Habibie lewat tulisannya.

Sebelumnya, Zainudin menyebut Habibie sebagai pengkhianat bangsa lewat tajuk rencana yang dibuatnya di koran Utusan Malaysia pada Senin 10 Desember 2012.

VIVAnews

Dalam tajuk yang berjudul “Persamaan Habibie dengan Anwar Ibrahim” tersebut, Anwar memang membandingkan Habibie dengan Anwar Ibrahim.

“Presiden Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie, yang mencatatkan sejarah sebagai Presiden Indonesia paling tersingkat, tersingkir kerana mengkhianati negaranya, telah menjadi tamu kehormatan Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim baru-baru ini,” tulis Zainudin dalam tajuk rencana yang dibuatnya saat itu.

Kini, Mantan menteri Malaysia itu kembali menulis tajuk rencana di koran yang sama dengan judul “Yang Tidak Sama Antara Habibie Dengan Anwar”. Tajuk ini diterbitkan pada Selasa, 8 Januari 2013.

Berbanding terbalik dengan tulisan pertama yang dibuatnya mengenai Habibie dan Anwar Ibrahim, kini dalam tulisan tajuk terbarunya, Habibie hanya diangkat dalam dua paragraf terakhir.

Dilansir dari Tempo.co, dari awal tulisan tajuk keduanya ini, Zainudin membeberkan semua “kesalahan” Anwar Ibrahim terhadap pemerintah Malaysia.

Dalam tajuk rencana yang tersebut artikel dibuka dengan momentum saat Anwar Ibrahim mengambil kekuasaaan pada tanggal 16 September 2008. Zainudin juga menulis kesalahan yang dibuat oleh Anwar saat mantan Mahathir Mohammad kala itu masih menjadi Deputi Perdana Menteri.

Di akhir tulisan tajuknya, Zainudin menulis pendapatnya tentang Habibie. Menurutnya, Habibie masih mempunyai kredibilitas tinggi sehingga dibela oleh banyak rakyat Indonesia saat ia menulis persamaan Habibie dengan Anwar Ibrahim pada bulan Desember 2012 lalu. (RN)

Comment di sini