Kata Farhat Abbas, Jakarta Tambah Macet Sejak Dipimpin Jokowi

by
January 10th, 2013 at 12:00 pm

Jakarta (CiriCara.com)Farhat Abbas, pengacara yang juga suami dari Nia Daniati, tampaknya rajin berkicau di Twitter. Dalam kicauan yang dibuatnya, Farhat Abbas tak segan mengkritik Ahok.

Pengacara muda yang sering mengundang kontroversi saat berbicara ini juga ikut berkomentar soal kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Jokowi-Ahok malah bikin Jakarta tambah macet. Dulu jalanan enggak semacet ini,” katanya seperti dikutip oleh Tempo.co, Rabu, 9 Januari 2013.

Menurut pengacara yang menyindir Ahok lewat akun Twitter tersebut, kemacetan di jalanan Ibu Kota bertambah parah karena ada kebijakan meninggikan separator busway di beberapa jalan-jalan protokol.

Selain itu ia juga mengeluhkan kemacetan parah di Jalan Bangka di dekat rumahnya yang berada di kawasan Kemang.

Di samping kemacetan, Farhat ikut-ikutan berkomentar tentang solusi dari Jokowi Ahok tentang penetapan pelat nomor kendaraan ganjil dan genap untuk mengatasi kemacetan yang dianggapnya tidak akan berhasil. Kebijakan ini dipandang akan menimbulkan masalah baru.

Menurutnya, kemacetan Jakarta tidak akan pernah bisa diatasi walaupun ada sekitar 10 Jokowi atau 10 Ahok di Jakarta. Ia berujar bahwa kedua pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur itu hanya menang lewat kampanye saja.

Dengan beberapa komentar tersebut, apakah Farhat memiliki solusi untuk kemacetan Jakarta?

Bongkar itu separator busway yang ditinggikan,” kicau Farhat di akun Twitter-nya.

Sebelumnya, Farhat berkoar di Twitter tentang Ahok dan permintaan pelat nomor kendaran B 2 DKI. Dalam kicauan berbau rasis itu, Farhat mendapat kecaman dari para pengguna Twitter lainnya.

Namun tindakan Farhat itu tidak ditanggapi serius oleh Ahok. Ahok malah merasa kasihan kepada sang pengacara yang mungkin saja sedang diserang oleh banyak orang. (RN)

Comment di sini