Tak Ditanggapi, Farhat Abbas: Ahok Jutek, Ngeyel, dan Nyolot!

by
January 11th, 2013 at 11:01 am

Jakarta (CiriCara.com)Kicauan pengacara Farhat Abbas yang mengkritik dan menyinggung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berbuntut panjang.

Kicauan yang ditujukan suami Nia Daniati untuk Ahok ini mendapat reaksi keras dari masyarakat dan beberapa tokoh nasional. Ia telah dilaporkan ke polisi oleh dua organisasi masyarakat seperti Komunitas Intelektual Muda Betawi dan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia di bawah pimpinan Anton Medan.

Tabloid Bintang

Namun kicauan dari Farhat ini tidak terlalu ditanggapi oleh Ahok. Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa Farhat tidak bersalah dan tidak perlu meminta maaf.

Mengetahui hanya ditanggapi dingin oleh sasaran kicauannya, Farhat kembali tersulut emosinya. Dalam Mapolda Metro Jaya, Kamis, 10 Januari 2013, Farhat kembali berkomentar.

“Kemudian ketika saya meminta maaf dia (Ahok) mengatakan seolah-olah saya orang bodoh yang enggak salah malah minta maaf,” katanya seperti dikutip Merdeka.com.

Menurut Farhat, Ahok seharusnya menanggapinya lebih dari sekedar bersikap dingin kepadanya.

“Kalau dia bijaksana dia (Ahok) bisa berkata ‘oh iya, Farhat tidak apa-apa, kamu kan warga saya’ enggak perlu lagi menyerang bahwa Farhat itu pengacara narkoba yang menyelamatkan hukuman mati,” katanya kepada sumber yang sama.

Farhat yang merasa kecewa karena tidak digubris dengan serius lalu menyebut Ahok terlalu keras kepala dan acuh terhadap opininya.

“Tidak perlu dia (Ahok) mengatakan bahwa Farhat Abbas ngomongnya hati-hati, pengacara ganteng tapi capres kok begitu. Ya buat apa. Berati ini kan ngeyel, jutek dan nyolot itu menurut persepsi saya,” lanjut Farhat lagi.

Sebelumnya Farhat lewat akun Twitternya, @farhatabbaslaw mengomentari tindakan Ahok yang mengkritik pelat nomor B 2 DKI.

Ahok sana sini plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke orang Umum katanya ! Dasar Ahok plat aja diributin ! Apapun plat nya tetap C***!” kicau Farhat dalam akun Twitter-nya.

Walau sempat minta maaf kepada Ahok lewat Twitter juga, namun masyarakat tidak bisa membiarkan masalah berlalu begitu saja. Tindakan Farhat Abbas yang dianggap dapat memicu kericuhan antar kelompok masyarakat ini terancam dibawa ke jalur hukum. (RN)

 

Comment di sini