2 Alasan Utama Kenapa Wanita Selingkuh

by
January 12th, 2013 at 9:00 am

CiriCara.com - Selingkuh memang menjadi hal yang paling dikhawatirkan oleh sebagian besar orang baik yang sudah menikah maupun sedang menuju ke jenjang itu. Perselingkuhan bukan menjamur di kalangan pria saja, wanita juga bisa selingkuh karena hal-hal tertentu.

Mengapa perselingkuhan dapat terjadi? Perselingkuhan timbul di saat sebuah komitmen tiap anggota pasangan teringkari. Kemungkinan tiap pasangan untuk berselingkuh berbeda-beda, tergantug bagaimana kesanggupan mereka dapat mempertahankan komitmennya.

Menurut Dr. David Holmes, seorang psikolog dari Manchester Metropolitan University, persentase jumlah pria yang berselingkuh tak beda jauh dari wanita. Namun, wanita diketahui lebih pandai menutupi perselingkuhan daripada pria.

Dalam buku “Secret Regrets : What If You Had a Second Chance?” yang ditulis oleh Kevin Hansen, masalah perselingkuhan dibahas dengan gamblang.  Di dalam buku tersebut segala alasan selingkuh tidak dapat dibenarkan di dalam rumah tangga. Perselingkuhan tetaplah perselingkuhan, tidak sedikit perselingkuhan yang berakhir dengan perceraian.

Berdasarkan penelitian termutakhir yang dilakukan di University of Guelph di Ontario, Kanada,  pria dan wanita punya alasan yang berbeda untuk selingkuh. Kalangan pria ternyata berselingkuh karena alasan masalah seks, sedangkan alasan selingkuh wanita adalah karena ingin mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan dalam pernikahan. 

Womansday.com melansir dua alasan utama wanita selingkuh terkait dengan kepuasan dan kebahadiaan dalam pernikahan:

1. Balas dendam

Larie Norvell, seorang wanita yang telah menikah selama satu tahun ini mengaku tersakiti saat mengetahui bahwa suaminya berselingkuh. Larie merasa bahwa dirinya tidak dapat memberikan apa yang suaminya inginkan sehingga membuat suaminya merasa tak betah sehingga berselingkuh.

Pada akhirnya, dengan emosi yang bergejolak Larie sendiri juga turut berselingkuh. Ia mengungkapkan bahwa dia berselingkuh dengan niat untuk membalas dendam kepada suaminya.

Selain itu, dia juga ingin mengetahui apakah ada pria lain yang masih tertarik kepadanya. Setelah sang suami mengetahui perselingkuhannya, mereka memutuskan untuk berpisah sementara waktu. Setelah itu mereka mulai mengikuti konseling agar bahtera rumah tangga mereka tidak kandas.

2. Rasa benci

Vanessa Myers, wanita yang telah melewati jenjang pernikahan selama enam tahun berencana untuk memiliki anak. Namun, semua itu mulai berubah ketika Vanessa merasa mementingkan pekerjaannya dibandingkan dengan anak.

Otomatis, hal tersebut membuat suami Vanessa marah dan mereka bertengkar hingga kedua belah pihak memutuskan untuk saling menjauh. Vanessa sendiri akhirnya berselingkuh dengan pria yang ia temui di internet karena rasa benci yang timbul terhadap suaminya.

Setelah perselingkuhannya terungkap oleh suaminya, mereka memutuskan untuk menemui ahli terapi agar hubungan tidak berakhir dengan perceraian.

Perselingkuhan yang terjadi di dalam rumah tangga tidak akan pernah bisa menemui justifikasi, apalagi jika di dalam keluarga sudah ada anak. Cara terbaik untuk menjaga hubungan pernikahan adalah dengan saling memahami dan saling setia. (CT)