CiriCara: Ciri-ciri Janin Gagal Hidup

by
January 14th, 2013 at 5:10 pm

CiriCara.com – Janin tak berkembang lagi atau gagal hidup bisa terjadi pada trisemester pertama, kedua, maupun ketiga. Kegegalan hidup pada trisemester awal hingga 20 minggu disebut keguguran atau abortus. Keguguran bisa saja terjadi karena Anda tidak menjaga janin dengan baik. Sedangkan pada trisemester ketiga, kematian janin terjadi karena beberapa faktor.

Thinkstockphotos.com

Dilansir dari tabloid Nakita, penyebab keguguran sekitar 80 persen adalah masalah kromosom akibat kelainan genetik. Paling banyak terjadi pada usia 13 minggu kehamilan.

Pada trisemester kedua, kematian janin bisa saja terjadi karena adanya suatu inkompetensi servik. Artinya tahim tak cukup kuat menyangga dan juga karena faktor adanya lilitan tali pusat. Sedangkan pada trisemester ketiga, kematian janin diantaranya terjadi pelepasan plasenta sehingga janin tak mendapatkan suplai oksigen.

Namun, jangan terlalu mengkhawatirkan kehamilan Anda. Pada prisnipnya, kematian janin yang disebabkan oleh kelainan atau infeksi dan juga faktor lainnya tak banyak terjadi, hanya sekitar 3-4 persen saja. Untuk mencegahnya, Anda disarankan agar menjaga kehamilan dengan baik.

Dilansir Female.Kompas.com, ahli kandungan, dr UF Bagazi, SpOG dari Brawijaya Women and Children Hospital mengatakan bahwa jika terjadi sesuatu pada janin, ibu hamil bisa merasakan beberapa ciri. Berikut ciri-ciri janin gagal hidup:

1. Mual dan muntah tak lagi dirasakan

Pada trisemester pertama, ibu hamil pada umumnya akan merasa mual dan muntah-muntah. Tapi, jika si janin gagal hidup, maka ibu hamil tak lagi merasakannya.

2. Muncul flek atau darah

Jika pada trisemester pertama muncul flek atau darah dari alat kelamin, maka menandakan bahwa si janin gagal hidup di dalam rahim Anda.

3. Tak merasa ada gerakan janin

Pada trisemester kedua dan ketiga, biasanya ibu hamil akan merasakan janin menendang atau memukul. Jika Anda tidak merasakan hal itu lagi, maka menandakan bahwa si janin gagal hidup. Selain itu, tinggi fundus rahim juga relatif menurun. Bahkan, muncul pula pendarahan.

4. Mengalami kontraksi rahim

Pada trisemester kedua dan ketiga, seharusnya ibu hamil tak merasakan kontraksi dalam rahimnya. Tapi, jika merasakannya, maka menandakan bahwa si janin gagal hidup. Selain itu, Anda juga selalu merasakan nyeri.

Itulah ciri-ciri janin gagal hidup di dalam rahim Anda. Jika merasakan ciri-ciri di atas, maka alangkah baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. (NR)

Comment di sini