Profil Lengkap Daming Sunusi

by
January 15th, 2013 at 5:09 pm

CiriCara.com – Siapakah Muhammad Daming Sunusi? Mungkin Anda baru pertama kali mendengar nama itu. Dia adalah seorang yang menjadi calon hakim agung yang saat ini terus disoroti karena candaan kontroversialnya mengenai kasus pemerkosaan.

Tempo.co

Dilansir dari Kompas.com, calon hakim agung Muhammad Daming Sunusi menyatakan bahwa hukuman mati tidak layak diberlakukan bagi pelaku pemerkosaan karena adanya perasaan saling menikmati. Kalimat yang dilontarkannya itu mengundang tawa sejumlah anggota komisi III saat berlangsungnya fit and proper test hakim agung di Komisi III DPR pada Senin (14/1).

Lalu, siapa sebenarnya sosok Daming?

Seseorang yang meniti riwayat pendidikannya hingga strata 3 (S3) ini menjadi Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin hingga saat ini. Selain itu, dirinya juga pernah mencalonkan diri sebagai calon hakim agung pada tahun 2011, namun tak terpilih. Saat ini, Daming kembali mencalonkan diri agar bisa menjadi hakim agung.

Berikut profil lengkap mengenai Muhammad Daming Sunusi:

Biodata Daming

Nama: Dr. Muh. Daming Sunusi, DH, M.Hum

Tempat dan tanggal lahir: Bulukumba, 1 Juni 1952

Agama: Islam

Status Perkawinan: Menikah

Pendidikan tertinggi: S3

Profesi: Hakim

Instansi: Pengadilan Tinggi Banjarmasin

Jabatan: Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin

Pendidikan

1977: Hukum Pidana Kriminologi Hasanuddin (S1)

2002: Ilmu Hukum Universitas Tarumanegara (S2)

2009: Ilmu Hukum Ketatanegaraan Universitas Padjajaran (S3)

Pengalaman Kerja

1983: Calon Hakim Pengadilan Negeri Makassar

1984-1990: Hakim Pengadilan Negeri Sinjai

1991-1996: Hakim Pengadilan Negeri Pangkajene

1996-1997: Wakil Ketua Pengadilan Negeri Maros

1997-2000: Ketua Pengadilan Negeri Barru

200-2003: Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

2004-2005: Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bekasi

2005-2006: Ketua Pengadilan Negeri Palembang

2006-2006: Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

2006-2009: Hakim tinggi dengan penugasan di Mahkamah Agung RI sebagai Panitera Muda Perdata

2009-2012: Pengadilan Tinggi Surabaya

2010-2012: Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan

2012-sekarang: Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin

Mengenai candaan yang dilontarkannya itu, sejumlah partai, seperti PAN, Demokrat, dan PKS menyatakan tidak akan memilih Daming sebagai hakim agung karena dianggap tidak pantas. Selain  itu, Daming juga meminta maaf kepada publik mengenai candaan yang dilontarkannya itu. (NR)

Comment di sini