CiriCara: Cara Memperbaiki Motor Pasca Terendam Banjir

by
January 23rd, 2013 at 10:44 am

CiriCara.comMusim hujan masih akan berlanjut hingga pertengahan Februari nanti. Untuk itu, bagi pengendara motor harus tetap waspada di jalan. Jangan sampai memaksakan kendaraannnya untuk melewati genangan air yang tinggi karena bisa berisiko pada motor Anda.

Vivanews.com

Vivanews.com

Hujan deras yang mengguyur kota Jakarta pada Kamis, 17 Januari 2013 kemarin membuat sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir. Beberapa ruas jalan yang biasa dilewati oleh kendaraan bermotor pun juga ikut terendam. Walaupun terdapat genangan air yang cukup tinggi di jalan, tapi ada saja pengendara motor yang nekat ingin melewatinya.

Padahal genangan air itu cukup tinggi itu bisa membuat motor kesayangan Anda mogok di tengah jalan. Genangan air yang cukup tinggi itu, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk melewatinya. Air akan masuk ke mesin, lalu ke ruang bakar dan mesin akan jebol. Hal tersebut dinamakan pukulan air atau water hammer.

Lalu, sepeda motor yang sudah terlanjur terendam banjir itu sebaiknya jangan memaksakan untuk dihidupkan. Hal tersebut bisa membuat kotoran atau endapan lumpur masuk ke dalam mesin dan bisa menyebabkan keausan. Untuk itu, Anda harus memperbaikinya dengan cara berikut ini:

1. Membuka mesin

Buka mesin sepeda motor Anda mulai dari bak oli, bak kopling, blok slinder, kepala slinder, hingga karburator (non injeksi). Sedangkan untuk motor jenis matik, pastikan komponen di balik bak CVT tidak kemasukan air. Jika sepeda motor menyimpan air dalam mesin atau karburator, maka bisa membuat motor jadi mati mendadak.

2. Merendam komponen dalam bensin

memperbaiki motor yang terendam banjir

Setelah cara pertama Anda lakukan, ada baiknya merendam semua komponen dalam bensin atau cairan penetral dan keringkan. Cara ini bertujuan agar kotoran yang menempel, seperti pasir dan tanah bisa hilang. Namun, jika Anda kurang berpengalaman melakukan hal ini, maka bisa menyerahkan saja langsung ke mekanik yang sudah berpengalaman.

3. Mengganti oli mesin

Hal yang wajib Anda lakukan jika motor sudah terlanjur terendam banjir adalah mengganti oli mesin dengan yang baru. Itu wajib dilakukan karena dikhawatirkan kondisi oli sudah tercampur dengan air.

4. Memeriksa sistem kelistrikan

Anda juga harus membuka semua komponen kelistrikan sepeda motor, seperti sakelar, konektor kabel, spul, motor starter hingga fitting bohlam. Jika semua komponen kelistrikan itu tidak segera dibuka, maka bisa berdampak korosi yang dapat menyebabkan korsleting. Setelah membukanya, Anda harus mengeringkannya dengan dijemur atau menggunakan komproser. Jangan lupa juga menyemprotkan cairan anti karat ke komponen tersebut. Setelah semua itu sudah dilakukan, pasang kembali komponen mesin dan listrik, lalu lakukanlah pengetesan.

5. Memeriksa rem belakang

Masalah rem belakang yang mengunci sendiri usai melewati genangan air cukup sering terjadi. Biasanya disebabkan karena permukaan kanvas rem yang basah atau lembap. Kondisi tersebut menyebabkan lengket ketika menempel pada permukaan teromol. Untuk mengatasinya, Anda perlu memainkan rem sambil motor berjalan beberapa saat setelah dicuci. Cara ini bisa mengeringkan ruangan teromol dan permukaan kanvas rem.

Itulah cara memperbaiki motor pasca terendam banjir. Jika terdapat genangan air yang cukup tinggi di jalan, maka jangan memaksakan diri untuk melewatinya. Hal tersebut tentunya akan membuat keadaan menjadi tambah runyam. Motor bisa mogok dan uang pun akan Anda keluarkan untuk memperbaiki si kuda besi itu. (NR)

Comment di sini