CiriCara: Cara Tepat Mengatasi Emosi Remaja

by
January 23rd, 2013 at 4:57 pm

emosi remajaCiriCara.com – Saat seseorang memasuki usia remaja, biasanya emosinya akan labil atau berubah-ubah. Perkembangan emosinya menunjukkan sifat yang sensitif dan reaktif yang sangat kuat terhadap berbagai peristiwa atau situasi sosial. Ketika sedang kesal karena sesuatu, beberapa dari mereka akan meluapkan rasa emosinya. Sangat jarang para remaja yang mampu mengendalikan emosinya itu.

Jika si anak mulai memasuki masa remajanya, maka sebagai orangtua Anda harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengannya. Jangan malah membiarkan si anak ketika mereka sedang emosi. Ada beberapa cara jitu untuk mengatasi emosi para remaja. Apa saja? Dilansir dari Timesofindia.Indiatimes.com, inilah 4 cara mengatasi emosi para remaja:

1. Kenali dulu gejalanya

Emosi remaja harus diatasi dan diawasi sejak awal. Anak-anak yang sudah menunjukkan tanda-tanda buruk, seperti suka berbohong, suka jahat pada temannya, berkata kasar, lain tindakan kasar lainnya itu harus segera dinasihati. Untuk menasihatinya, Anda disarankan agar berbicara baik-baik kepadanya. Berikanlah penjelasan yang baik untuknya demi masa depan si anak.

Corbisimages.com

Corbisimages.com

2. Meredam emosinya

Ketika si anak marah, mereka bisa akan melakukan tindakan yang bisa membahayakan orang lain atau dirinya sendiri. Ketika hal tersebut terjadi, orangtua harus memberikan perhatian penuh pada anak. Selain itu, Anda juga harus mampu meredam emosinya dengan cara menenangkannya.

3. Mengawasi perilakunya

Orangtua harus bisa mengawasi perilaku dan pergaulan mereka. Anda disarankan agar selalu memperhatikan teman-temannya dan kegiatan apa yang biasa dilakukannya di rumah. Selain itu, orangtua juga harus membangun hubungan yang baik dan dekat dengan anak-anaknya. Tujuannya adalah agar si anak tidak berani melakuakn hal-hal yang bisa membahayakan dirinya atau orang lain.

4. Mengatasi akar masalahnya

Terkadang emosi anak berasal dari hal-hal yang terpendam. Misalnya, ketidaknyamanannya berada di kelas, sering diejek oleh teman-temannya, dan hal lainnya. Hal tersebut bisa saja membuat mereka jadi malas pergi ke sekolah, mudah marah, dan berkata kasar. Untuk itu, sebagai orangtua Anda disarankan agar mengenali dan memahami si anak. Selain itu, sabar juga untuk menggali akar masalah yang membuat anak bertindak buruk.

Itulah cara tepat mengatasi emosi remaja. Seorang anak tak mungkin bersikap kasar atau marah berlebihan tanpa alasan. Untuk itu, sebagai orangtua Anda harus selalu mengawasinya dan menjalin komunikasi yang baik ddengan mereka agar bisa mengatasi emosinya. (NR)

Comment di sini