Pendukung Bupati Garut Akan Kerahkan Massa Jika Dimakzulkan

by
January 23rd, 2013 at 1:46 pm

Garut (CiriCara.com) – Kasus Aceng Fikri, Bupati Garut yang tersandung kasus nikah kilat empat hari dengan gadis di bawah umur bernama Fani Oktora tidak berhenti begitu saja. Kini kasusnya tersebut masih ditangani oleh pihak Mahkamah Agung.

Oleh karenanya, siang ini, Mahkamah Agung akan mengumumkan hasil permohonan pemakzulan Bupati Garut tersebut. Bila terbukti dimakzulkan atau dituntut mundur dari jabatan, kubu pendukung Aceng mengancam akan mengerahkan massa untuk memprotes keputusan DPRD Garut.

Detik

Detik

Diberitakan oleh Detik.com, Ujang Sujai selaku Kuasa Hukum Aceng Fikri membenarkan rencana pengerahan massa terkait keputusan DPRD.

“Kita tidak akan tinggal diam, kita akan menyampaikan protes ke DPRD dan memobilisasi massa,” ujar Kuasa Hukum Aceng, Ujang Sujai, Rabu, 23 Januari 2013 kepada Detik.com.

Ujang belum mengetahui jumlah massa yang akan berdemo di kantor DPRD Garut. Tapi menurutnya, jumlah pendukung Aceng Fikri sangat banyak dan tersebar luas di kecamatan hingga kabupaten Garut.

Ujang beralasan bahwa pemakzulan terhadap Aceng Fikri telah menodai konsep dan nilai dari pernikahan siri. Pernikahan siri yang dilakukan oleh Aceng Fikri dianggap sudah memenuhi kaidah yang berlaku dan tidak membawa institusi jabatannya sebagai seorang Bupati.

DPRD Garut, menurut penilaian Ujang, seolah-olah telah memberlakukan nikah siri adalah pernikahan yang tidak dibenarkan oleh undang-undang dan agama.

Pendukung Aceng Fikri tersebut juga berujar jika saat ini ia masih melobi DPRD agar nanti hasilnya bisa dikaji. Ia optimis bahwa pemakzulan Aceng Fikri tidak akan terjadi.

Aceng Fikri menjadi dikenal oleh seluruh rakyat Indonesia setelah dalam kurun waktu empat hari menceraikan istri muda yang baru dinikahinya dengan alasan sudah tidak lagi perawan. Fani diceraikan lewat sebuah pesan pendek.

Tidak hanya berhenti pada wanita muda itu. Sebelum menikahi Fani, Aceng Fikri dikabarkan sempat menikah dengan seorang wanita asal Karawang dan menceraikannya dua bulan kemudian. (RN)

Comment di sini