15.000 Buaya Kabur Massal dari Peternakan Akibat Banjir di Afrika Selatan

by
January 25th, 2013 at 9:47 am

Buaya kabur massal dari peternakan akibat banjir di Afrika Selatan Limpopo (CiriCara.com) – Ternyata bukan hanya Jakarta yang dilanda banjir, tetapi beberapa wilayah di Afrika Selatan seperti Limpopo, dan Mozambique juga merugi akibat banjir dahsyat yang datang melanda pada awal pekan ini.

Banjir tersebut bukan hanya menyebabkan 10 orang meninggal, dan puluhan ribu kepala keluarga harus dievakuasi, tetapi juga sekitar 15.000 buaya ganas milik peternakan buaya Rakwena Crocodile Farm, terlepas di Sungai Limpopo, sungai terbesar kedua di Afrika Selatan.

Seperti dilaporkan oleh Telegraph.co.uk, pemilik peternakan buaya ini, Johan Boshoff terpaksa membuka gerbang utama peternakan buaya itu untuk mengantisipasi gelombang tinggi karena debit air sungai Limpopo sudah meninggi saat itu.

Alhasil, buaya-buaya ganas peliharaan mereka pun terlepas. Dikabarkan, buaya-buaya itu melarikan diri ke sungai Limpopo, dan juga menyusup ke dalam semak-semak lebat. Beberapa petani lokal sudah ada yang melaporkan melihat buaya, dan lokasinya berada sekitar 120 km dari Rakwena.

Selain itu, menantu dari pemiliki peternakan buaya ini, Zane Langman, mendapatkan laporan bahwa ada beberapa buaya yang masuk ke lapangan rugby di salah satu sekolah di Musina.

Zane sendiri mengatakan bahwa dulu hanya terdapat beberapa buaya di sungai Limpopo, sekarang ada banyak buaya di sungai tersebut, dikutip dari Telegraph.co.uk.

Meski beberapa ribu diantaranya sudah berhasil ditangkap kembali, namun sekitar ribuan buaya lainnya masih berada di alam bebas.

Upaya penangkapan kembali buaya milik tempat perkembang-biakan buaya Rakwena ini, dilakukan pada malam hari. Pada malam hari, buaya lebih mudah ditangkap karena pandangan mata buaya melemah sehingga gerakan mereka pun menjadi lambat dan tidak terlalu agresif. (yk)

Huffington Post

Comment di sini