CiriCara: Cara Menghadapi Teman yang Menggunakan Napza

by
January 29th, 2013 at 10:10 am

teman menggunakan napzaCiriCara.com – Memiliki teman atau kerabat yang menggunakan napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya) memang serba salah. Perasaan bimbang tentunya akan menghampiri Anda. Ingin melapor tapi takut dianggap menjebak teman sendiri, tidak melapor juga takut dianggap terlibat.

Apesnya lagi jika sedang bersama dengan para pengguna napza, tiba-tiba ada penggerebekkan dan ditemukan sejumlah barang bukti. Anda pun tentunya akan terlibat dan ikut menjalani pemeriksaan walaupun tidak menggunakan barang haram tersebut. Walaupun sudah menjalankan tes urine dan berbagai tes lainnya kamu tidak terbukti, tapi Anda harus direpotkan untuk menjadi saksi.

Berdasarkan peraturan yang ada di Indonesia, jika mengetahui ada seseorang yang menggunakan napza, maka harus segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Namun, dalam praktiknya hal tersebut tentunya akan sulit dilakukan. Selain takut dianggap menjebak, orang itu juga bisa bilang difitnah jika tak terbukti menggunakan napza.

Dilansir Helath.Detik.com, Prof Dr dr Dadang Hawari, SpKJ, psikiater mengatakan bahwa ciri-ciri pemakai napza cukup mudah dilihat tanpa harus melakukan tes urine. Ciri-ciri orang yang menggunakan napza bisa dikenali dari perubahan mental dan perilaku. Seseorang yang sangat akrab dengan kerabatnya pasti akan mudah mengetahuinya. Berikut perubahan para pengguna napza:

- Sering tidak masuk sekolah

- Sering bangun kesiangan

- Tidak mau beribadah

- Suka bohong dan banyak akalnya

- Sering keluar malam, pulang pagi atau tidak pulang

- Sering melakukan kekerasan

Jika si teman menunjukkan ciri-ciri tersebut, maka Anda patut mencurigainya. Bisa jadi, si dia merupakan orang yang memiliki pergaulan yang bebas sehingga membuatnya jadi menggunakan barang haram tersebut. Namun, ada cara untuk menghadapi teman yang menggunakan napza. Apa saja? Berikut cara yang bisa Anda lakukan jika memiliki teman yang menggunakan napza:

bicara baik-baik pada teman

1. Bertanya baik-baik

Kamu bisa langsung bertanya padanya, apakah dia menggunakan barang haram tersebut atau tidak. Jika dia tidak mengakuinya, maka Anda perlu mencermati sikap-sikap si dia lainnya. Lain halnya jika si teman menggunakan napza di hadapan Anda. Tentunya, Anda harus bisa menasihatinya dan bertanya secara baik-baik. Tanyakan apa alasan si dia menggunakan barang haram tersebut dan nasihatilah.

2. Bantu untuk lebih baik

Sebagai teman yang dekat dengannya, kamu harus bisa mengajak si dia untuk menjalani hidup lebih baik. Anda harus bisa mendukungnya dan mengajaknya untuk melakukan hal-hal yang lebih positif lainnya. Misalnya, berolahraga, beribadah, dan hal positif lainnya. Selaij itu, kamu juga bisa memberikan masukkan kepadanya mengenai bahaya narkoba, apa dampaknya, bagaimana perasaan keluarga jika mengetahui hal itu, dan lain sebagainya.

3. Menjauhi

Cara ini sebenarnya alternatif lain jika si dia tak juga bisa dinasihati. Para pengguna napza cepat atau lambat tentunya akan ketahuan juga oleh pihak yang berwajib. Cara ini mungkin tepat untuk Anda jika merasa takut melaporkan teman yang menggunakan napza.

Itulah cara menghadapi teman yang menggunakan napza. Sebenarnya, para pengguna barang haram tersebut bisa sembuh dan menghindari napza jika ada kemauan dalam dirinya. Harus ada ketegasan dalam dirinya untuk bisa berhenti mengonsumsi. Jika sudah ada kemauan tersebut, maka sebagai teman yang baik Anda juga harius mendukungnya untuk melakukan rehabilitasi.

Bagaimanapun juga, mengonsumsi barang haram tersebut hanya akan menambah masalah dalam hidup saja. Jika sudah benar-benar kecanduan, maka pemakai bisa akan meninggal. Untuk itu, mulailah hidup sehat dan ciptakanlah pergaulan yang sehat juga agar narkoba dan zat adiktif lainnya itu segera diberantas. (NR)

Comment di sini