Raffi Ahmad Diduga Konsumsi Narkoba Jenis Baru?

by
January 29th, 2013 at 9:11 am

ciricara.com-raffi_ahmad_konsumsi_narkobaJakarta (CiriCara.com)Penemuan narkoba di rumah Raffi Ahmad cukup mengejutkan banyak pihak karena aktor tersebut selama ini dikenal sebagai publik figur yang jauh dari urusan narkoba.

Penggerebekan yang terjadi pada hari Minggu pagi, 27 Januari 2013 pukul 04.30 WIB tersebut berhasil meringkus 17 orang yang akhirnya digelandang ke kantor BNN karena dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.

Di antara ketujuhbelas orang yang dibawa ke BNN terdapat anggota DPRD DKI Jakarta, Wanda Hamidah serta pasangan suami istri, Irwanyah dan Zaskia Sungkar.

Dilansir dari Detik.com, dua orang dari ketujuh belas orang yang digelandang ke BNN telah dinyatakan positif telah mengkonsumsi zat jenis baru. Salah seorang pengguna obat itu ditengarai sebagai seorang pekerja seni. Apakah pengguna narkoba berinisial ‘R’ itu adalah Raffi Ahmad?

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh BNN pada Senin malam, 28 Januari 2013, dua orang dinyatakan telah positif menggunakan zat jenis baru. Hal ini berbeda dengan kelima orang teman Raffi Ahmad lainnya yang telah terbukti memakai ganja dan ekstasi.

“Dua orang lagi berinisal R dan RJ. Satu dari dua orang ini pekerja seni. Keduanya merupakan laki-laki,” kata Kepala Humas BNN, Sumirat di kantornya, Cawang, Jaktim, Senin 28 Januari 2013 malam, kepada Detik.com.

Menurut keterangan dari anggota BNN, keterangan berupa inisial, jenis kelamin, dan atribut pekerja seni yang diterangkan merujuk pada Raffi Ahmad. Namun ketika dikonfirmasi, Sumirat enggan menjelaskannya.

“Hehe. Masih belum jelas ya, masak harus detail,” jelas Sumirat lewat pesan pendek kepada sumber yang sama.

Disinggung tentang zat baru yang dikonsumsi oleh R dan RJ, Kuswardani selaku Kepala UPT Laboratorium BNN menyatakan bahwa zat tersebut adalah chatinone.

Zat ini ditemukan setelah pemeriksaan urine dilakukan berulang kali dengan cara ekstrasi dan kroscek.

“Saya cukup lama memeriksa, karena zat baru ini kan belum ada. Kita harus memastikan dulu. Ini dari hasil kroscek sampel urine yang kita ekstrak, kita menemukan zat itu. Harap diketahui, saat uji lab, semua sampel hanya menggunakan kode, tidak dipasangi nama atau inisial terperiksa,” kata Kuswardani.

Menurut keterangan, chatinone adalah zat psikotropika yang didapat dari tumbuhan sejenis catha edulis. Tumbuhan sejenis ini banyak ditemukan di negara Azerbaijan. Jika dikonsumsi, chatinone dapat menimbulkan efek samping seperti euforia, nafsu makan hilang, dan halusinasi  pada pemakai. (RN)

Comment di sini