Eza Gionino Resmi Ditahan Karena Kasus Penganiayaan Ardina Rasti

by
January 30th, 2013 at 4:11 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Pemain sinetron, Eza Gionino akhirnya resmi ditahan oleh Polres Jakarta Selatan mulai hari Rabu, 30 Januari 2013.

Sebelumnya, Selasa kemarin, 29 Januari 2013, Eza juga sudah menginap di Polres Jakarta Selatan. Berdasarkan sumber Tribunnews.com, Eza dipenjara setelah polisi mempunyai bukti baru terkait kasus penganiayaaan Ardina Rasti.

“Mulai hari ini (Eza Gionino) ditahan karena ada bukti baru yang kami miliki,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Hermawan, Rabu, 30 Januari 2013 kepada sumber yang sama.

Eza terdaftar sebagai tahanan Polres Jakarta Selatan dengan nama Muhammad Eza Pahlevi dengan surat bernomor SP HAN/32/1/2013/PMJ/Restr Jakarta Selatan tanggal 30 Januari 2013, LP/2134/K/I/2013/PMJ/Restr/Jakarta Selatan.

Pasal yang dikenakan pada Eza adalah Pasal 351 (1) dan 335 (1) KUHP tentang penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Merdeka

Merdeka

Ardina Rasti melaporkan mantan kekasihnya ke polisi setelah mengalami penganiayaan berat yang dilakukan oleh Eza Gionino pada tahun 2011 dan 2012 silam di kawasan Kemang dan Bintaro.

Dalam kesaksian yang diberikannya kepada media massa, Ardina Rasti mengatakan bahwa penganiayaan yang dilakukan oleh Eza terbilang sangat berat.

Ardina bahkan sempat tak sadarkan diri dan koma hingga menjalani perawatan di rumah sakit akibat penganiayaan tersebut.

Karena dianiaya, artis berbagai sinetron dan film televisi tersebut mengaku banyak mendapat tekanan psikis. Setelah dilaporkan ke Polisi, Eza dipanggil oleh pihak kepolisian pada 11 Januari 2013 lalu dengan status sebagai tersangka. Dan hari ini, Rabu, 30 Januari 2013, Eza resmi ditahan di Polres Jakarta Selatan.

Awalnya Eza sempat menyanggah tuduhan Ardina Rasti lewat konferensi pers yang digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 12 Januari 2013.

Namun akhirnya setelah Ardina Rasti mengeluarkan bukti berupa foto dan rekaman suara, Eza Gionino tidak dapat mengelak dari tuduhan lagi. (RN)

Comment di sini