Hacker Situs SBY Ditangkap, Anonymous Serang Situs Pemerintah

by
January 30th, 2013 at 11:55 am

Situs SBY Diretas Hacker JemberJakarta (CiriCara.com) – Kelompok hacker Anonymous mengeluarkan peringatan keras atas penangkapan Wildan, hacker peretas situs Presiden SBY. Bahkan, Anonymous juga menyerang sejumlah situs milik pemerintah Indonesia.

Anonymous mendesak agar pihak kepolisian segera membebaskan Wildan. Peringatan Anonymous ini disampaikan melalui akun Twitternya. “Government of Indonesia, you cannot arrest an idea NO ARMY CAN STOP US #Anonymous #OpFreeWildan #FreeAnon.”

Penyataan tersebut pun langsung mendapat berbagai respon dari para pengguna Twitter Indonesia. Mereka menilai aksi meretas yang dilakukan Wildan menjadi bukti bahwa pertahanan sejumlah situs milik pemerintah Indonesia masih lemah.

“Kami ada di belakang anda… We are helping you #Opfreewildan,” tulis akun @MyAstral.

Twitter @anon_indonesia

Twitter @anon_indonesia

Seperti yang diketahui, situs presidensby.info diretas oleh Wildan pada Rabu (9/1/2013) lalu. Wildan diketahui menggunakan IP Address dan DNS dari Texas, Amerika Serikat agar tidak mudah dilacak. Wildan hanya meninggalkan identitas “Hacker Jember Team” di situs SBY.

Pada beberapa hari lalu, tim Cyber Crime Mabes Polri telah berhasil menangkap Wildan di sebuah warnet di Jember. Wildan diketahui merupakan penjaga warnet lulusan SMK Teknik Bangunan. Wildan diyakini belajar ilmu IT secara otodidak.

Menurut juru bicara Kemenkominfo, Wildan terancam hukuman penjara 12 tahun dan denda Rp 12 miliar karena telah menjebol situs pemerintah. Hal ini sudah diatur dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Pasal 35.

Meskipun demikian, hingga saat ini nasib Wildan belum diketahui secara pasti. Pembelaan pihak keluarga yang menduga Wildan hanya iseng belum juga mendapat respon dari pihak kepolisian. Saat ini Wildan diamankan di Mabes Polri, Jakarta.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR Agus Gumiwang menuturkan bahwa kemungkinan pihaknya akan membahas masalah hacker tersebut pada rapat Rabu (30/1/2013), hari ini. Komisi I DPR akan menggelar rapat dengan Menkominfo.

Benarkah Wildan akan dipenjara karena telah meretas situs Presiden SBY?

(YG)

Comment di sini